Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Januari 2025 | 23.52 WIB

2025 Diprediksi Masih Jadi Ajang Pertarungan 3 Golongan Penguasa, yang Baru, Mantan, dan Hybrid

ILUSTRASI AI: Jokowi dan Megawati digambarkan sebagai sosok penguasa hybrid dan mantan penguasa. (AGUNG KURNIAWAN/JAWA POS) - Image

ILUSTRASI AI: Jokowi dan Megawati digambarkan sebagai sosok penguasa hybrid dan mantan penguasa. (AGUNG KURNIAWAN/JAWA POS)

JawaPos.com – Memasuki tahun 2025, dinamika politik nasional diprediksi masih diwarnai beragam intrik. Itu menyusul adanya tiga golongan penguasa yang muncul di 2024.

Terdiri dari golongan penguasa baru, golongan mantan penguasa, dan penguasa hybrid. Ketiganya dinilai punya pengaruh besar dalam percaturan politik nasional.

Prediksi itu disampaikan analis komunikasi politik Hendri Satrio. Dia menyebut, penguasa baru mencakup partai dan tokoh politik yang baru berkuasa saat ini. Yakni Gerindra dan Presiden Prabowo Subianto. Sedangkan golongan mantan penguasa diwakili PDIP dan Megawati Soekarnoputri.

Sementara penguasa hibrida, yakni gabungan penguasa lama dan penguasa baru. Tokoh politik yang mewakili golongan ini adalah Joko Widodo yang saat ini berstatus mantan presiden. ”Penguasa hybrid masih memiliki pengaruh besar melalui jaringan politik dan kepuasan publik yang tinggi,” ujarnya, Rabu (1/1).

Menurut Hensa, sapaan akrab Hendri Satrio, ada situasi tarik-menarik antara ketiga golongan ini. Sehingga menciptakan dinamika politik yang kompleks. Misalnya politik sandera yang saat ini sudah terjadi antara penguasa dan mantan penguasa yang sama-sama memiliki kartu truf. 

Mengenai posisi Jokowi, Hensa menyebut pengaruh Presiden RI ke-7 tersebut masih sangat besar. Misalnya terlihat dari komposisi kabinet Prabowo-Gibran saat ini yang banyak diisi menteri-menteri era pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Pun, ada putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka di kursi wapres.

”Secara de jure, Pak Jokowi tidak lagi berkuasa, tetapi secara fakta, pengaruhnya masih ada,” ungkap Hensa.

Kendati Jokowi masuk nominasi tokoh paling korup versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP), Hensa menyebut kepuasan publik terhadap Jokowi di ujung masa jabatannya masih tinggi. Sehingga pengaruhnya tetap signifikan.

Hensa meyakini, penguasa hibrida akan terus memainkan peran penting dalam dinamika politik nasional ke depan. Seperti memengaruhi kebijakan atau arah pemerintahan di masa mendatang. ”Kita dapat terus memantau bagaimana ketiga golongan ini berinteraksi,” imbuhnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore