
Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com–Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo turut menanggapi rencana pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen. Dia mengatakan, apa yang telah ditetapkan pemerintah harus diikuti.
Namun, kata Kardinal Suharyo, masyarakat tetap kritis dalam melihat berbagai kebijakan yang diambil. Terutama terkait berbagai dampak yang akan ditimbulkan nantinya.
”Artinya kritis terhadap masalah-masalah yang mungkin timbul terhadap keputusan, dan kita tidak tahu apa yang akan timbul dari masalahnya,” ujar Kardinal Suharyo saat konferensi pers di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (25/12).
Kardinal Suharyo mengungkapkan, Keuskupan Agung Jakarta akan terus menggaungkan semangat solidaritas. Terutama dengan memberikan perhatian lebih kepada mereka yang kurang beruntung.
Tahun depan, program-program gereja akan difokuskan pada upaya memberdayakan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan.
”Tahun depan beberapa hari lagi dimulai dengan tema yang berbeda yaitu memberikan perhatian lebih kepada saudara saudara kita yang kurang beruntung,” ujar Kardinal Suharyo.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
