Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Desember 2024 | 15.48 WIB

Mengganjal, Netizen Kompak Kritik Singkatan Kementerian Kebudayaan

Menteri Kebudayaan Fadli Zon (tengah) di forum pertemuan Menteri Kebudayaan di G20 di Brasil (8/11). Foto : Humas Kementerian Kebudayaan - Image

Menteri Kebudayaan Fadli Zon (tengah) di forum pertemuan Menteri Kebudayaan di G20 di Brasil (8/11). Foto : Humas Kementerian Kebudayaan

 
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan awalnya disatukan dalam satu kementerian. Namun pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran, keduanya secara resmi dipisah dengan harapan keduanya bidang tersebut dapat lebih tertangani dengan baik.
 
Namun sayangnya netizen justru menganggap aneh singkatan dari Kementerian Kebudayaan yang saat ini dipimpin oleh Fadli Zon. Kemenkebud yang merupakan singkatan dari Kementerian Kebudayaan dianggap kurang pas oleh para pengguna media sosial.
 
Oleh karena itu, netizen pun kompak melayangkan kritikan meminta agar singkatan Kemenkebud diganti. Bukan sekedar mengkritik, sejumlah netizen pun memberikan opsi solusi untuk kebaikan Kementerian Kebudayaan ini ke depannya.
 
 
"Min, akronimnya ganti dong yang lebih enak, KEMENDAYA/ KEMENBUD jangan ada kebudnya, terdengar kurang pas," kritik salah salah satu netizen.
 
"Bagus Logonya tapi akronimnya kureng. KEMENDAYA lebih terdengar masuk akal dan langsung ngeh kalau itu kementrian kebudayaan," timpal yang lainnya.
 
Atas munculnya singkatan tersebut, netizen lain justru semakin tercerahkan menganggap singkatan yang saat ini dipakai Kementerian Kebudayaan memang kurang tepat atau mengganjal di hati. Mereka pun mendukung supaya Kementerian Kebudayaan mengganti akronimnya.
 
"Dukung akronim Kemendaya menjadi resmi, makasih mas/ mbak yang sudah mencetuskan ide ini," komentar salah satu warganet.
 
"Ayo serukan dan suarakan KEMENKEBUD menjadi KEMENDAYA. Sebutan KEMENDAYA terasa indah dan puitis," timpal yang lainnya.
 
 
Selain melayangkan kritikan soal singkatan, netizen juga menyoroti kehadiran logo baru Kementerian Kebudayaan. Mayoritas dari mereka menganggap logo barunya sangat keren.
 
"Filosofinya dalam dan luar biasa. Selamat buat logonya bro Wamen, keren pol," komentar salah satu netizen.
 
"Sekelebat mirip logo IKJ, tapi pas ditegesin, wah ini beda. Cakeplah pokoknya," timpal yang lainnya.
 
"Logo sudah oke. Tinggal akronim kemenkebud ini yang mengganjal."
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore