Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Desember 2024 | 17.35 WIB

Jelang Momen Nataru, Ketua DPR Puan Maharani Minta Pemerintah Pastikan Keamanan Pasokan Energi

Ketua DPR Puan Maharani. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Ketua DPR Puan Maharani. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 
JawaPos.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah untuk memastikan kecukupan pasokan bahan bakar minyak (BBM) selama libur Natal dan Tahun Baru 2025 atau Nataru. Sebab, pemakaian energi saat libur Nataru akan meningkat dari biasanya. 
 
"Libur panjang akhir tahun menjadi momen yang dinanti-nanti oleh masyarakat. Jadi sering kali diwarnai dengan lonjakan permintaan energi, baik untuk transportasi, penerangan, maupun kebutuhan sehari-hari,” kata Puan Maharani kepada wartawan, Rabu (18/12).
 
“Oleh karena itu, Pemerintah perlu memastikan ketersediaan pasokan energi yang cukup selama momen perayaan Natal dan libur pergantian tahun," sambungnya.
 
 
Puan menilai, peningkatan ativitas secara signifikan selama libur akhir tahun akan terjadi di beberapa sektor seperti perhotelan, restoran, dan transportasi. Mobilitas dan aktivitas yang tinggi membutuhkan banyak energi yang lebih banyak. 
 
"Biasanya kegiatan perayaan seperti pesta, konser, dan acara komunitas juga meningkatkan penggunaan listrik dan bahan bakar. Termasuk bagi masyarakat yang mudik saat Natal dan mereka yang liburan. Jadi jangan sampai pasokan energi berkurang," ucap Puan.
 
Mantan Menko PMK ini mengingatkan, fluktuasi harga energi global dapat mempengaruhi ketersediaan bahan bakar dan listrik di dalam negeri. Ia menekankan, untuk menjamin ketersediaan pasokan energi selama libur akhir tahun, Pemerintah diharapkan mengambil langkah strategis. 
 
"Perlu ada koordinasi secara lebih intens antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PLN, dan instansi terkait untuk memantau kebutuhan dan pasokan energi secara real-time," tuturnya.
 
 
Selain itu, Puan juga meminta Pemerintah untuk mempersiapkan dan menyusun rencana cadangan energi untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, termasuk pengelolaan stok bahan bakar fosil dan energi terbarukan. Pemerintah perlu pula memastikan bahwa infrastruktur distribusi energi dalam kondisi baik dan siap menghadapi lonjakan permintaan.
 
"Khususnya juga dalam pemeliharaan jaringan listrik dan fasilitas penyimpanan bahan bakar," ucap Puan. 
 
Lebih lanjut, Puan menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat untuk menghemat energi selama periode liburan untuk mengurangi tekanan pada sistem. Puan juga mengingatkan agar Pemerintah terus melakukan mitigasi terhadap ancaman bencana alam di tengah cuaca ekstrem yang dapat mengganggu distribusi energi dan menyebabkan kerusakan infrastruktur.
 
"Kita harus mengantisipasi cuaca ekstrem juga karena jaringan distribusi energi yang tidak memadai dapat menyebabkan pemadaman listrik di daerah tertentu," pungkas Puan. 
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore