Presiden Prabowo Subianto didampingi Menag Nazaruddin Umar meninjau Terowongan Silaturahmi (12/12). (Humas Kemenag)
JawaPos.com - Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral resmi beroperasi. Terowongan itu digagas di era Presiden Joko Widodo. Kemudian diresmikan di era Presiden Prabowo Subianto. Di dalamnya dihiasi seni instalasi sarat makna.
Peresmian Terowongan Silaturahmi itu dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo pada Kamis (12/12) sore. "Peresmian Terowongan Silaturahim ini adalah simbol berharga kerukunan bangsa kita," ujar Prabowo. Terowongan itu menunjukkan bahwa perbedaan tidak pernah menjadi penghalang bagi bangsa Indonesia untuk saling bersatu.
Menag Nasaruddin Umar memberikan penjelasan lebih detail mengenai Terowongan Silaturahmi itu. Diantaranya di dalam Terowongan Silaturrahmi, terdapat instalasi seni hasil kompetisi seniman nasional yang dimenangkan oleh Sunaryo. "Dengan tema Wat Hati, yang berarti Jembatan Hati," kata Nasaruddin.
"Adapun filosofi pembangunan Terowongan Silaturahim ini sebagai pengingat pentingnya toleransi antara umat beragama," sambung Nasaruddin. Di mana di dalamnya terdapat galeri dan diorama yang menceritakan hubungan toleransi antarumat beragama di Indonesia.
Nasaruddin melanjutkan, di dalam terowongan ini juga diperdengarkan suara atau bunyi-bunyi sebagai simbol berbagai agama. Bunyi-bunyian itu, diperindah dengan cahaya tanpa putus pada reling terowongan silaturahim. Cahaya tanpa putus itu, sekaligus menjadi simbol jabat tangan.
"Kami berharap Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral ini dapat menjadi simbol kebahagiaan bersama, khususnya menjelang Hari Natal, dengan kapasitas parkir yang mampu menampung seribu kendaraan," tuturnya.
Karena selain terowongan, proyek itu juga mencakup pembangunan area parkir bersama dengan kapasitas hingga 1.000 kendaraan yang dapat digunakan bersama oleh jamaah Masjid Istiqlal dan jamaah Gereja Katedral. Ruang lingkup pekerjaan juga meliputi shelter sisi Istiqlal, shelter sisi Katedral, serta lanskap area shelter.
Lebih lanjut Nasaruddin Umar menceritakan bahwa pembangunan terowongan itu merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Joko Widodo pada 2020 yang lalu. Dalam rangka memudahkan akses jamaah antarbangunan rumah ibadah dan untuk memenuhi kebutuhan ruang parkir tanpa mengganggu arus lalu lintas.
"Kami berharap dengan terbangunnya Terowongan Silaturahim ini, akses jamaah antarbangunan ibadah menjadi lebih mudah," kata Nasaruddin. Selain itu, Terowongan Silaturahmi dapat menjadi simbol toleransi antara umat beragama. Turut hadir, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, para tokoh lintas agama, dan pejabat eselon I Kemenag.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
