Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Desember 2024 | 14.29 WIB

Digagas Era Jokowi Diresmikan Prabowo, Terowongan Silaturahmi Dihiasi Seni Instalasi Wat Hati

Presiden Prabowo Subianto didampingi Menag Nazaruddin Umar meninjau Terowongan Silaturahmi (12/12). (Humas Kemenag)

JawaPos.com - Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral resmi beroperasi. Terowongan itu digagas di era Presiden Joko Widodo. Kemudian diresmikan di era Presiden Prabowo Subianto. Di dalamnya dihiasi seni instalasi sarat makna. 

Peresmian Terowongan Silaturahmi itu dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo pada Kamis (12/12) sore. "Peresmian Terowongan Silaturahim ini adalah simbol berharga kerukunan bangsa kita," ujar Prabowo. Terowongan itu menunjukkan bahwa perbedaan tidak pernah menjadi penghalang bagi bangsa Indonesia untuk saling bersatu. 

Menag Nasaruddin Umar memberikan penjelasan lebih detail mengenai Terowongan Silaturahmi itu. Diantaranya di dalam Terowongan Silaturrahmi, terdapat instalasi seni hasil kompetisi seniman nasional yang dimenangkan oleh Sunaryo. "Dengan tema Wat Hati, yang berarti Jembatan Hati," kata Nasaruddin. 

"Adapun filosofi pembangunan Terowongan Silaturahim ini sebagai pengingat pentingnya toleransi antara umat beragama," sambung Nasaruddin. Di mana di dalamnya terdapat galeri dan diorama yang menceritakan hubungan toleransi antarumat beragama di Indonesia. 

Nasaruddin melanjutkan, di dalam terowongan ini juga diperdengarkan suara atau bunyi-bunyi sebagai simbol berbagai agama. Bunyi-bunyian itu, diperindah dengan cahaya tanpa putus pada reling terowongan silaturahim. Cahaya tanpa putus itu, sekaligus menjadi simbol jabat tangan. 

"Kami berharap Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral ini dapat menjadi simbol kebahagiaan bersama, khususnya menjelang Hari Natal, dengan kapasitas parkir yang mampu menampung seribu kendaraan," tuturnya. 

Karena selain terowongan, proyek itu juga mencakup pembangunan area parkir bersama dengan kapasitas hingga 1.000 kendaraan yang dapat digunakan bersama oleh jamaah Masjid Istiqlal dan jamaah Gereja Katedral. Ruang lingkup pekerjaan juga meliputi shelter sisi Istiqlal, shelter sisi Katedral, serta lanskap area shelter.

Lebih lanjut Nasaruddin Umar menceritakan bahwa pembangunan terowongan itu merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Joko Widodo pada 2020 yang lalu. Dalam rangka memudahkan akses jamaah antarbangunan rumah ibadah dan untuk memenuhi kebutuhan ruang parkir tanpa mengganggu arus lalu lintas.

"Kami berharap dengan terbangunnya Terowongan Silaturahim ini, akses jamaah antarbangunan ibadah menjadi lebih mudah," kata Nasaruddin. Selain itu, Terowongan Silaturahmi dapat menjadi simbol toleransi antara umat beragama. Turut hadir, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, para tokoh lintas agama, dan pejabat eselon I Kemenag. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore