
Penyaluran daging dari hewan dam jamaah haji Indonesia di Arab Saudi untuk WNI di Saudi. (Foto: Humas Baznas)
JawaPos.com - Indonesia kembali dipercaya otoritas Arab Saudi untuk menyalurkan daging hewan dam atau denda jamaah haji Indonesia. Kali ini penyaluran dilakukan di empat daerah di Saudi. Yaitu, di Riyadh, Buraydah, Damman, dan Makkah.
Daging hewan dam yang dibagikan sebanyak 6.299 paket. Daging tersebut sudah dalam bentuk kemasan olahan. Total penerima yaitu 4.348 orang. Menariknya, penerima tersebut adalah WNI yang tinggal di Saudi. Seperti diketahui, Saudi merupakan salah satu negara dengan jumlah WNI yang cukup besar. Seperti halnya di Malaysia atau Taiwan.
"Alhamdulillah, kami kembali diberi kepercayaan untuk menyalurkan dam jamaah haji," kata Ketua Baznas Noor Achmad di Jakarta pada Senin (9/12). Baginya, kepercayaan itu merupakan amanah besar. Khususnya kepercayaan untuk mengelola dam jamaah haji secara profesional dan berdampak langsung pada mereka yang membutuhkan.
Noor menjelaskan, penyaluran itu merupakan wujud nyata dari pengelolaan daging dam jemaah secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Bantuan ini diutamakan bagi warga Indonesia yang sedang bermukim di Arab Saudi dan membutuhkan dukungan.
"Sebanyak 6.298 paket daging dam jamaah haji Indonesia yang telah dikemas berupa daging olahan tersebut," katanya. Perinciannya terdiri dari 2.599 paket daging olahan seberat 500 gram, 712 paket daging olahan seberat 2 kilogram, dan 2.987 paket daging olahan seberat 2,5 kilogram.
Menurut dia, program tersebut merupakan cerminan kepedulian sosial yang melintasi batas geografis. Setiap paket daging olahan yang diterima oleh para penerima manfaat menjadi simbol solidaritas dari para jemaah haji Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kemenag, BPKH, para jemaah haji yang telah menunaikan dam, dan seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya program ini," katanya. Dia berharap kebaikan ini membawa keberkahan bagi semua pihak, baik yang menerima maupun yang memberi.
Noor berharap program ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan, sehingga semakin banyak saudara-saudara kita yang merasakan manfaatnya. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi setiap langkah kebaikan yang telah dilakukan.
"Kami berharap nantinya tidak hanya sekitar enam ribu Dam yang disalurkan seperti sekarang ini, tetapi bisa mencapai puluhan ribu bahkan ratusan ribu sesuai dengan jumlah jemaah haji Indonesia," kata Noor.
Penyaluran ini menjadi yang kedua di tahun 2024. Sebelumnya, pada 20 Juni 2024 lalu, Baznas juga telah menyalurkan 10 ribu daging Dam jemaah haji bagi sekolah Indonesia di Makkah, dengan berat per 2,5 kilogram per paket.
Untuk diketahui, hampir semua jamaah haji Indonesia wajib membayar dam karena haji tamattuk. Haji tamattuk adalah, melepas kain ihram setelah umrah wajib. Kain ihram baru dikenakan menjelang wukuf. Jamaah Indonesia umumnya membeli domba atau kambing di Saudi untuk membayar dam tersebut.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
