Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Oktober 2024 | 20.02 WIB

Tak Punya Target Program 100 Hari Kerja, Menteri HAM Natalius Pigai: Kalau 100 Hari, Nanti Hari ke-101 Diam Semua, Nggak Ada yang Kerja Lagi

Tangkapan layar Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai dalam Rapat Kerja bersama Komisi XIII di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (31/10/2024). (ANTARA/Putu Indah Savitri) - Image

Tangkapan layar Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai dalam Rapat Kerja bersama Komisi XIII di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (31/10/2024). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

JawaPos.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyatakan, dirinya tidak mempunyai target 100 hari kerja setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Namun, ia mengaku mempunyai program dalam keadaan darurat mengawal pemerintahan periode 2024-2029.

"Kami tidak punya program 100 hari. Kami punya program emergency conditions untuk membangun rakyat, bangsa, dan negara selama lima tahun kalau dipertahankan," kata Pigai saat rapat kerja dengan Komisi XIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10).

Mantan aktivis HAM itu menyebut, jika dirinya mempunyai target kerja 100 hari, khawatir nantinya tidak akan ada lagi yang membantunya.

"Nanti kalau 100 hari, hari ke-101 nanti diam semua, nggak ada yang kerja lagi," ujar Pigai.

Lebih lanjut, Pigai menekankan pihaknya menempatkan sepenuhnya kepada rakyat dalam membantu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Oleh karena itu, saya menempatkan lima tahun sebagai kondisi emegency, dan pasukan saya harus siap, harus siap melayani kebutuhan rakyat semuanya," pungkas Pigai.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore