Prajurit KRI Bima Suci dan Tim Kopaska melakukan peran jaga perang selama dua hari saat melintas di Perairan Filipina dan Laut Sulu. (Dok. TNI AL)
JawaPos.com - KRI Bimas Suci tengah menuntaskan pelayaran panjang mereka dari berbagai negara Asia dan Eropa. Dalam perjalanan menuju Indonesia, mereka melalui daerah rawan dan berbahaya di Perairan Filipina dan Laut Sulu. Lokasi tersebut rawan pembajakan dan perompakan. Karena itu, personel KRI Bima Suci dan Tim Komando Pasukan Katak (Kopaska) melakukan peran jaga perang selama dua hari.
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan di akun media sosial resmi KRI Bima Suci pada Rabu (23/10). Dalam unggahan tersebut, disampaikan bahwa seluruh prajurit KRI Bima Suci wajib mengerti tugas dan tempat pos tempur dan siapa berbuat apa. Itu sesuai dengan Buku Induk Tempur (BIT) KRI Bima Suci dan merupakan bagian dari Peraturan Dinas Dalam (PDD) TNI AL.
”Dalam pelaksanaan peran jaga perang, divisi jaga dibagi menjadi dua divisi. Yakni divisi jaga lambung kanan dan divisi jaga lambung kiri yang akan melaksanakan penjagaan selama enam jam sekali,” tulis KRI Bima Suci.
Tujuannya tidak lain untuk membagi kekuatan Seluruh prajurit. Sehingga dapat lebih optimal mengantisipasi bahaya teror yang bisa saja terjadi. Peran jaga perang merupakan implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali. Yakni setiap KRI meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi perkembangan situasi saat melintasi perairan internasional.
”Selain itu, KSAL juga menekankan kepada seluruh prajurit Jalasena untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan serta menjaga keselamatan dalam bertugas,” tutup mereka.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
