
Muhammad Herindra di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). (Miftahul Hayat/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemanggilan Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra ke kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di bilangan Kertanegara, Jakarta Selatan akhirnya terjawab.
DPR mengkonfirmasi bahwa wakil menteri pertahanan (wamenhan) itu diberi tugas baru sebagai kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Herindra ditunjuk untuk menggantikan Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan.
Pemerhati isu-isu militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menyampaikan bahwa penunjukkan Herindra menjadi kepala BIN diharapkan bisa membawa perubahan besar.
”Terutama di tengah tantangan keamanan yang semakin kompleks,” kata dia saat diwawancarai oleh JawaPos.com pada Selasa (15/10).
Dengan latar belakang sebagai mantan komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) dan wamenhan, Fahmi menilai Herindra punya modal bagus.
Dia memiliki kombinasi pengalaman militer operasional di Kopassus dan kebijakan strategis sebagai wamenhan. Apalagi saat bertugas sebagai wamenhan, Herindra berada di bawah Prabowo secara langsung.
”Herindra berperan besar dalam merumuskan kebijakan pertahanan dan modernisasi alutsista. Pengalaman ini memberinya pemahaman mendalam tentang dinamika keamanan nasional dan kebutuhan strategis Indonesia, menjadikannya sosok yang tepat untuk memimpin BIN,” ungkap Fahmi.
Tidak hanya itu, latar belakang Herindra sebagai purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir letnan jenderal juga menjadi keuntungan. Sebab, BIN merupakan lembaga negara yang diisi oleh berbagai elemen. Baik sipil, militer, maupun kepolisian. Namun, bila merujuk ke belakangan, sebagian besar kepala BIN adalah purnawirawan TNI.
”Bagi Herindra, tantangan terdekatnya adalah menjaga dinamika internal. Dia perlu mengelola problematika internal dan memastikan seluruh elemen BIN dapat berkolaborasi secara efektif. Mengutamakan kepentingan negara dan membangun dialog lintas unsur adalah kunci untuk menjaga keseimbangan dan memastikan setiap bagian dari organisasi dapat berkontribusi optimal,” beber Fahmi.
Pengalaman sebagai wamenhan, lanjut Fahmi, membuat Herindra terbiasa menangani perbedaan pandangan di berbagai kalangan. Karena itu, Herindra diharapkan dapat merangkul semua komponen di BIN untuk bersama-sama menjaga stabilitas nasional. Usai dipanggil oleh Prabowo pada Senin malam (14/10), Herindra bakal menjalani fit and proper test sebagai calon kepala BIN pada Rabu (16/10).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
