
Potret orang yang bermain media sosial. (Unsplash.com/SocialCut)
JawaPos.com - Di era teknologi canggih ini banyak manusia yang menghabiskan waktu dengan ponselnya, terutama dalam mengakses media sosial.
Tak bisa dipungkiri bahwa media sosial dapat memberikan sarana hiburan, bisnis, dan membuat kita tetap terhubung dengan orang terdekat meskipun terhalang oleh jarak dan waktu.
Kendati demikian, kita juga perlu memerhatikan intensitas dalam penggunaan media sosial agar tidak menyebabkan bahaya pada kehidupan ini.
Melansir dari laman Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, riset menunjukkan bahwa ada 5 alasan orang yang menghabiskan waktunya di media sosial cenderung merasa kesepian:
1. Scrolling Media Sosial Berjam-jam
Fenomena ini seringkali membuat manusia mengabaikan interaksi secara langsung meskipun mereka terhubung melalui jejaring media sosial. Orang yang menggunakan medsos dengan intensitas tinggi memiliki tingkat kesepian yang lebih tinggi; hal ini berdampak pada interaksi sosial di dunia nyata.
Selain itu, bermain medsos terlalu lama juga tidak baik untuk kesehatan, seperti mengganggu pola tidur dan mengakibatkan kurangnya istirahat yang memadai.
2. Insecure
Melihat media sosial saat ini sudah seperti panggung yang digunakan untuk membagikan atau menunjukkan pencapaian seseorang. Ketika melihat gaya hidup yang tampak sempurna dari orang lain sering membuat kita membandingkan diri dengan mereka.
Selain itu ketika seseorang sering melihat kehidupan orang lain yang tampaknya sempurna dan jarang melihat sisi gelap kehidupannya, bisa menyebabkan perasaan tidak memadai atau kurang sukses, yang juga dapat meningkatkan tingkat kesepian.
3. Terisolasi
Pengguna media sosial dapat terjebak dalam dunia maya, sehingga membuat mereka terisolasi dari interaksi sosial yang nyata. Hal ini terutama terjadi ketika seseorang menghabiskan terlalu banyak waktu di medsos daripada berinteraksi dengan orang lain secara langsung.
4. Pelebaran Kesenjangan Sosial
Beberapa orang mungkin merasa terisolasi atau kesepian karena melihat teman-teman mereka melakukan kegiatan sosial atau pergi ke acara tertentu tapi dirinya tidak diundang, hal itu membuat mereka merasa di luar kelompok tersebut.
Hingga pada akhirnya muncul pelebaran kesenjangan sosial yang kian marak khususnya di kalangan anak muda, kita jadi lebih mudah untuk menyingkirkan seseorang dari suatu kelompok karena perbedaan tertentu.
5. Mengandalkan Interaksi di Media Sosial
Jika kita selalu berpikir bahwa interaksi hanya bisa dilakukan di media sosial berarti pikiranmu cukup pendek, seseorang mungkin memiliki banyak teman dan pengikut secara online, tetapi itu tidak selalu menghasilkan hubungan yang kuat dan mendalam.
Bahkan mungkin saja mereka tidak pernah bertemu secara langsung tapi sudah memiliki kedekatan, sadarilah bahwa dengan mengetahuinya secara langsung akan membuat kita yakin untuk berteman dan lebih mengetahui sisi baik dan buruknya.
Dikutip dari laman Alodokter, terlalu lama menghabiskan waktu di media sosial sama saja memenuhi otakmu dengan hal-hal yang kurang penting apalagi melihat berita-berita buruk.
Dampak negatif dari media sosial juga bisa menurunkan kualitas hidup seseorang. Maka sebaiknya alihkan waktumu pada hal yang positif seperti jalan-jalan di lingkungan rumah atau mengobrol langsung dengan keluarga dan teman.
***

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
