KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin Upacara Militer dalam peringatan HUT ke-65 Korps Hiu Kencana. (Dispenal)
JawaPos.com - Upacara Peringatan HUT ke-65 Satuan Kapal Selam dilaksanakan di Monumen Candrasa, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkap alasannya memilih monumen tersebut. Orang nomor satu di TNI AL itu menyampaikan bahwa Monumen Candrasa punya nilai historis. Di monumen tersebut, dia mengajak seluruh prajurit Korps Hiu Kencana mengenang dan menaruh hormat pada jasa-jasa para pendahulu.
Laksamana Ali mengungkapkan bahwa awak kapal selam RI Candrasa-405 telah menunjukan komitmen, keberanian, dedikasi, dan ketabahan mereka saat melaksanakan tugas. ”RI Candrasa ini dalam Operasi Trikora waktu perebutan Irian Barat berhasil menyusupkan dan mendaratkan pasukan khusus di tanah merah di Papua, Irian Jaya. Itu merupakan kebanggaan dan sejarah yang tidak pernah kita lupakan bagai para pengawak kapal selam dalam pengabdiannya,” kata dia.
Di Monumen Candrasa, Ali memimpin peletakan karangan bunga sebagai tanda penghormatan untuk mengenang pengabdian para pahlawan Korps Hiu Kencana. Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal), disampaikan bahwa Satuan Kapal Selam sudah mencatatkan sejarah dan tinta emas dalam pengabdian mereka kepada bangsa dan negara. Mereka turut andil dalam perjuangan bangsa lewat berbagai operasi penting.
”Pada 1960, kekuatan kapal selam TNI AL turut andil dalam operasi militer menghadapi pemberontakan DI/TII di Aceh dan RMS di Maluku melalui Operasi Nanggala dan Operasi Cakra,” tulis Dispenal.
Tidak sampai di situ, pada 1961, RI Nanggala melaksanakan Operasi Karel Doorman untuk melakukan kontra aksi pameran bendera Kapal Induk Belanda Karel Doorman. Kekuatan kapal selam juga menjadi bagian penting pada operasi pembebasan Irian Barat pada 1962 hingga 1964 melalui Operasi Jaya Wijaya I, Operasi Alugoro, Operasi Cakra II, Operasi Kencana dan Operasi Kangguru.
Baca Juga: Loreng Khas Pasukan Khusus Tiga Matra TNI, Seragam Tempur untuk Kebutuhan Operasi dan Misi
Selain itu, enam unsur kapal selam TNI AL, yakni RI Nagabanda, RI Candrasa, RI Cundamani, RI Hendrajala, RI Alugoro pernah terlibat dalam Operasi Ganyang Malaysia yang berlangsung sepanjang 1964. ”Sebagai generasi penerus, torehan tinta emas tersebut hendaklah menjadi sumber aspirasi dan motivasi dalam melanjutkan pengabdian kepada TNI AL, bangsa, dan negara,” tutup Dispenal.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
