
Persebaya Surabaya punya misi berat raih kemenangan di laga kontra Persita Tangerang di Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@officialpersebaya)
JawaPos.com — Liga 1 Indonesia musim 2024/2025 semakin memanas memasuki pekan keempat. Salah satu laga yang diprediksi akan berjalan sengit adalah pertemuan antara Persita Tangerang melawan Persebaya Surabaya yang akan berlangsung pada Sabtu, 14 September 2024, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Kedua tim memiliki poin yang sama, yakni tujuh dari tiga pertandingan awal, membuat laga ini sangat krusial untuk menentukan siapa yang layak berada di papan atas klasemen sementara.
Persita Tangerang, yang dikenal dengan pertahanan solid, akan menghadapi tantangan berat. Mereka harus menghadapi Persebaya yang memiliki lini serang berbahaya dan rekam jejak positif dalam pertemuan sebelumnya.
Persita Tangerang memang memulai musim ini dengan baik, namun ada bayang-bayang masa lalu yang harus mereka hapus. Salah satu kekalahan terbesar Persita Tangerang terjadi saat menghadapi Persebaya Surabaya pada 18 Januari 2023, ketika mereka harus rela kebobolan lima gol tanpa balas di kandang sendiri. Kekalahan telak 5-0 itu masih membekas di ingatan penggemar Laskar Cisadane hingga saat ini.
Tidak hanya itu, rekor buruk Persita Tangerang melawan Persebaya Surabaya juga tercatat pada 24 November 2021. Dalam laga pekan ke-13 Liga 1 musim 2021/2022, Persita Tangerang kembali takluk di tangan Persebaya Surabaya dengan skor telak 4-0.
Pada pertandingan tersebut, Persita Tangerang yang bermain sebagai tim tamu tidak mampu memberikan perlawanan berarti dan harus kembali pulang dengan kekalahan pahit. Dua kekalahan telak dari Persebaya Surabaya tentu menjadi pelajaran berharga bagi Persita Tangerang untuk laga kali ini.
Pelatih Persita, Fabio Lefundes, dipastikan sudah menyiapkan strategi berbeda untuk menghadapi Persebaya Surabaya. Pelatih asal Brasil itu tak ingin timnya mengulang kesalahan yang sama dan harus tampil lebih solid, terutama di lini pertahanan. Persita Tangerang wajib menjaga konsentrasi penuh dan disiplin di setiap lini, terutama dalam mencegah serangan berbahaya dari Persebaya Surabaya yang terkenal agresif.
Lini belakang Persita Tangerang menjadi salah satu kunci dalam pertandingan ini. Dengan catatan clean sheet dalam tiga pertandingan awal musim ini, Laskar Cisadane akan mencoba mempertahankan pertahanan solid mereka.
Namun, menghadapi Persebaya Surabaya bukan perkara mudah, terlebih melihat rekor buruk Persita Tangerang ketika berhadapan dengan tim asal Surabaya tersebut.
Persebaya Surabaya datang ke Bali dengan penuh percaya diri. Mereka telah menunjukkan performa yang cukup konsisten dalam tiga pertandingan awal musim ini, dengan meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Selain itu, rekor positif Persebaya Surabaya melawan Persita Tangerang juga menjadi modal besar bagi tim asuhan Paul Munster untuk kembali mencuri poin di laga tandang.
Persebaya Surabaya jelas ingin memanfaatkan rekor pertemuan yang menguntungkan mereka untuk menerapkan strategi menyerang sejak awal.
Pelatih Paul Munster diprediksi akan menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Flavio Silva sebagai ujung tombak. Meski Flavio belum mencetak gol di tiga pertandingan awal musim ini, pelatih tetap mempercayai penyerang asal Portugal ini segera menemukan ketajamannya di laga ini.
Flavio akan didukung lini tengah yang solid, di mana Munster kemungkinan akan menurunkan Francisco Rivera dan Bruno Moreira, dua pemain yang dikenal sebagai kreator serangan Persebaya Surabaya.
Selain itu, pertahanan kukuh yang digalang oleh Slavko Damjanovic dan Kadek Raditya juga akan menjadi benteng pertahanan yang tangguh untuk mencegah Persita Tangerang membobol gawang Ernando Ari. Dengan modal dua clean sheet di tiga pertandingan awal, Persebaya Surabaya optimistis bisa menghentikan serangan Persita Tangerang yang mengandalkan Irsyad Maulana dan Marios Ogboe di lini depan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
