Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Hadi Tjahjanto (tengah) didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kiri), memberikan pemaparan seusai penandatanganan berita acara serah terima aset properti eks BLBI di Jakarta, Jumat (5/7/2
JawaPos.com - Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto merupakan salah seorang perwira tinggi bintang empat yang sangat dipercaya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Usai purna tugas dari TNI, dia langsung mendapat sederet kepercayaan dari Presiden Jokowi. Dia juga menjadi panglima TNI paling awet selama Jokowi menjadi presiden sepuluh tahun belakangan.
Oleh Jokowi, Hadi dilantik menjadi Panglima TNI pada 8 Desember 2017. Pejabat yang identik dengan penampilan berkumis itu menyudahi tugasnya sebagai orang nomor satu di Institusi Militer Indonesia setelah tiga tahun sebelas bulan memegang tongkat komando. Dia resmi menyelesaikan tugasnya di TNI pada 8 November 2021.
Selama berkarir di TNI, pejabat yang pernah bertugas sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) itu berulang kali mendapat posisi di sekitar Jokowi. Ketika Jokowi masih wali kota di Solo, Hadi menjadi komandan Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Adi Sumarmo. Begitu Jokowi memenangkan pilkada DKI, Hadi juga berdinas di Jakarta sebagai kepala Dinas Penerangan TNI AU (Dispenau).
Tidak lama setelah Jokowi memenangi pilpres sepuluh tahun lalu, setahun kemudian Hadi bertugas di Istana. Kala itu Hadi dipercaya menjadi Sekmil Presiden (2015 - 2016). Dari posisi itu, karinya terus naik. Hadi mendapat kenaikan pangkat menjadi marsekal madya dan menduduki posisi Irjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada 2016 - 2017.
Setelah itu, Hadi mendapat promosi jabatan dan kenaikan pangkat saat dilantik sebagai KSAU pada 2017 dan secara resmi menyandang pangkat bintang empat atau marsekal TNI. Di tahun yang sama, Hadi dipilih menjadi panglima TNI. Dalam tanya jawab bersama Jawa Pos tidak lama setelah purna tugas dari dinas militer, Hadi mengakui bahwa kunci keberhasilannya adalah loyalitas.
”Saya pikir kuncinya adalah loyalitas yang tegak lurus pada tujuan, yaitu demi kejayaan dan keutuhan NKRI. Berangkat dari situ segala hambatan berupa ego sektoral dapat dikesampingkan demi tujuan yg lebih besar dan mulia,” ungkap Hadi kala itu.
Sebagai panglima TNI paling awet di masa kepemimpinan Presiden Jokowi, Hadi mengalami pergantian tiga Kapolri. Dari Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian, Jenderal Polisi (Purn) Idham Azis, sampai Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang hingga saat ini masih bertugas sebagai Kapolri. Hadi juga sempat melalui masa-masa sulit saat pandemi Covid-19 pertama kali masuk Indonesia pada 2020.
”Momen yang paling berkesan adalah setiap perencanaan dan daya upaya yang kita curahkan untuk setiap penugasan dapat memberikan hasil sesuai yang kita harapkan,” tutur Hadi.
Kepercayaan besar Presiden Jokowi terhadap Hadi masih terjaga hingga saat ini. Hadi merupakan salah seorang menteri di Kabinet Indonesia Maju. Kini dia bertugas sebagai menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan (menko polhukam). Sebelum mengisi jabatan itu, Hadi dipercaya sebagai menteri ATR/kepala BPN.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
