
Gambar Peringatan Darurat diserukan untuk dipakai di media sosial masyarakat Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut bahwa saat ini ada tangan-tangan sekolompok orang yang ingin mencekokkan pilihannya sendiri kepada rakyat. Sekolompok orang ini yang kemudian membuat kondisi sekarang disebut sebagai Peringatan Darurat Indonesia.
“Jadi hari-hari ini kita ada di persimpangan jalan, karena yang disebut sebagai demokrasi itu di mana rakyat bisa menentukan pilihannya," ujarnya saat menghadiri doa bersama di Kampung Muka, Balokan, dan Kunir, Jakarta, Rabu (21/8).
"Hari ini ada sekelompok orang yang mengatur pilihan untuk rakyat, sehingga rakyat tak diberikan kesempatan (untuk memilih),” sambung Anies.
Dengan pengaturan-pengaturan oleh sekelompok orang itu, menurut Anies demokrasi menjadi tidak berjalan dengan semestinya.
“Ini (doa bersama) pesan, insya Allah akan bergaung ke seluruh Jakarta dan Indonesia. Mari kembalikan demokrasi kita yang sesungguhnya," ucap Anies.
"Biarkan rakyat yang menentukan arah, bukan ditentukan sekelompok apalagi satu dua orang yang menentukan,” tegasnya.
Anies juga mengajak warga kampung melalui ikhtiar dan doa. Agar dapat dilancarkan dalam perjuangan untuk mengembalikan demokrasi menjadi yang lebih baik.
“Mari berjuang bersama, mari ikhtiarkan sama-sama, ibu bapak di sini memulai dengan doa. Insya Allah ada yang dengan doa lisan, bahkan langsung ikut dalam perjuangan di lapangan. Semoga itu dicatat sebagai amal saleh untuk kita semua,” tandas Anies.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
