Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Agustus 2024 | 03.40 WIB

Jepang Siaga Tinggi Pasca Gempa 7,1 M Guncang Kyushu, Peringatan Tsunami dan Ancaman Palung Nankai Meningkat

Ilustrasi gempa bumi di Palung Nankai yang terjadi setiap 100 hingga 200 tahun di sepanjang batas lempeng antara Teluk Suruga di Prefektur Shizuoka dan Laut Hyuganada di Kyushu./(NHK Wor - Image

Ilustrasi gempa bumi di Palung Nankai yang terjadi setiap 100 hingga 200 tahun di sepanjang batas lempeng antara Teluk Suruga di Prefektur Shizuoka dan Laut Hyuganada di Kyushu./(NHK Wor

JawaPos.com – Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan potensi gempa bumi besar setelah gempa berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang Prefektur Miyazaki dan sekitarnya pada Kamis, 8/8/24. Peringatan ini merupakan bagian dari protokol Informasi Tambahan Gempa Palung Nankai.

JMA mengimbau masyarakat di wilayah yang diperkirakan menjadi episentrum gempa Palung Nankai untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah mitigasi bencana. Potensi terjadinya gempa bumi besar di wilayah tersebut dinilai lebih tinggi dari biasanya.

Masyarakat diminta untuk mengikuti arahan dari pemerintah pusat dan daerah terkait tindakan pencegahan yang perlu dilakukan.

JMA juga mengingatkan masyarakat untuk selalu siap siaga menghadapi gempa bumi, seperti dengan memastikan perabotan rumah tangga terpasang dengan aman, membuat rencana evakuasi bersama keluarga, dan mengetahui lokasi titik kumpul evakuasi terdekat.

Bagi masyarakat yang memiliki anggota keluarga lanjut usia, penyandang disabilitas, atau anak-anak yang membutuhkan waktu lebih lama untuk evakuasi, JMA menyarankan untuk mempertimbangkan evakuasi mandiri lebih awal sebagai langkah antisipasi.

Apa itu Gempa Palung Nankai?

Dilansir dari laman NHK World Japan, Kamis (8/8/2024), gempa Palung Nankai adalah gempa besar berkekuatan 8 magnitudo yang terjadi secara teratur setiap 100 hingga 200 tahun di batas lempeng antara Teluk Suruga di Prefektur Shizuoka dan Laut Hyuganada di Kyushu.

Komite Penelitian Gempa Bumi pemerintah memperkirakan terdapat probabilitas 70 hingga 80 persen bahwa gempa besar dengan magnitudo 8 hingga 9 akan terjadi dalam 30 tahun ke depan.

Menurut perkiraan kerusakan yang diumumkan 10 tahun lalu, wilayah luas di Jepang timur dan barat akan dilanda guncangan kuat jika gempa maksimum terjadi, dan tsunami besar setinggi lebih dari 30 meter akan melanda daerah pesisir.

Perkiraan terbaru menyebutkan sekitar 230.000 orang akan tewas dan sekitar 2,09 juta bangunan akan rusak akibat kebakaran atau hancur.

Peringatan Tsunami

JMA telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk daerah pesisir Miyazaki. Ketinggian tsunami diperkirakan mencapai satu meter.

Masyarakat di daerah yang telah dikeluarkan peringatan tsunami disarankan untuk menjauh dari pantai dan tepi sungai.

Gelombang tsunami dapat datang berkali-kali dan tiba-tiba naik. Gelombang tersebut dapat menghantam dengan kekuatan yang kuat. Masyarakat disarankan untuk menghindari pantai dan tidak mencoba mengamati situasi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore