
Terdakwa AKBP Dody Prawiranegara saat menjalani sidang pembacaan tuntutan kasus memperjualbelikan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sitaan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jakarta, Senin (27/3/2023). Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut mantan Kapol
JawaPos.com–PN Jaksel menerima pembelaan diri Eliezer. Sebaliknya, strategi pembelaan diri yang sama yang diusung Dody Prawiranegara, tampaknya akan mentah di PN Jakbar.
Menurut pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel, mirip pembelaan diri Richard Eliezer, Dody Prawiranegara mengklaim bahwa tersangkutnya dia dalam kasus pidana narkoba didahului instruksi jahat Teddy Minahasa yang tidak mampu dia elakkan. Klaim sedemikian rupa merupakan penjabaran superior order defence (SOD).
”Persoalannya seberapa kuat SOD yang DP angkat di persidangan. Apakah setara dengan SOD yang diangkat Richard Eliezer?” ujar Reza.
Dalam psikologi forensik, lanjut Reza, SOD diuji lewat tiga tahap secara berurutan. Pertama, perlu dipastikan bahwa instruksi salah dari atasan memang ada secara objektif.
”Pada tahap ini saja klaim SOD oleh DP seketika patah. Pasalnya, chat TM dan DP yang memuat teks dan emoji tertawa memperlihatkan bahwa mereka tidak berkomunikasi dalam konteks perintah atasan kepada bawahan. Interaksi mereka berwarna senda gurau,” papar Reza.
Reza mengatakan, pengujian pada tahap pertama ini gagal. Karena itu, sebetulnya tidak dibutuhkan pengujian melalui tahap-tahap berikutnya.
”Tapi baiklah, kita berandai-andai bahwa TM benar-benar telah memberikan perintah jahat kepada DP. Jadi, kita masuk ke pengujian tahap kedua,” papar Reza.
Pada tahap kedua, dia menjelaskan, perlu dicek apakah pihak penerima perintah (Dody Prawiranegara) memiliki kemampuan, kewenangan, kesempatan, dan sejenisnya, untuk menentang perintah jahat dari pihak pemberi perintah (Teddy Minahasa).
”Jika DP tidak memiliki hal-hal tersebut, SOD dari DP bisa diterima. Sehingga, DP pantas mendapat hukuman ringan, sekiranya dia divonis bersalah,” terang Reza.
Namun faktanya, lanjut Reza, Dody Prawiranegara sanggup menolak chat WA berisi perintah Teddy Minahasa.
”WA DP berbunyi, Siap gak berani jenderal (disertai emoji tertawa),” papar Reza.
Di Bukittinggi, kata Reza, Dody Prawiranegara juga leluasa melawan perintah Teddy Minahasa. Di muka persidangan, dia bahkan lugas menyatakan kesanggupannya melawan kapolda-kapolda lain.
”Tambahan lagi, ada waktu berminggu-minggu bagi DP untuk menghindari perintah TM. Semua itu menunjukkan betapa klaim DP tentang SOD adalah mengada-ada. Karena itu, pengujian berhenti sampai di sini,” ucap Reza.
Namun, andai kata instruksi jahat Teddy Minahasa sungguh-sungguh ada dan Dody Prawiranegara benar-benar takut, takluk, dan terpaksa mematuhi kuasa Teddy Minahasa, ada tahap ketiga pengujian. Di tahap terakhir, tambah Reza, harus dipastikan adanya risiko. SOD layak diterima persidangan jika Dody Prawiranegara mengalami akibat fatal ketika dia melawan instruksi Teddy Minahasa.
”Kenyataannya, saat DP menjawab Siap, tidak berani Jenderal...(plus emoji tertawa), TM tidak memberikan sanksi apa pun terhadap DP. Begitu juga manakala DP kembali menolak perintah atasannya di Bukittinggi, lagi-lagi tidak ada akibat buruk yang DP alami,” kata Reza.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
