Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Juni 2024 | 06.17 WIB

Hanoman dengan Nama Maruti Maskot Utsawa Dharmagita Nasional XV 2024

Hanoman dengan nama Maruti, maskot Utsawa Dharmagita 2024. - Image

Hanoman dengan nama Maruti, maskot Utsawa Dharmagita 2024.

JawaPos.com - Perhelatan Utsawa Dharmagita (UDG) Tingkat Nasional XV Tahun 2024 akan digelar di Surakarta, Jawa Tengah (Jateng) pada 8 hingga 12 Juli 2024.

Sebelum pelaksanaannya, Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan maskot dan jingle untuk UDG Tingkat Nasional XV 2024, Kamis (6/6).

Tahun ini,Utsawa Dharmagita mengusung maskot 'Hanoman dengan nama Maruti' dan tema 'Dharmagita dari Paramaçastra menuju Paramatattva'.

Peluncuran itu berlangsung secara luring dan daring dan diikuti Ketua LPDG Provinsi se-Indonesia serta Official UDG Provinsi se-Indonesia.

Dengan peluncuran jingle dan maskot itu menandakan dimulainya perhelatan Utsawa Dharmagita Tingkat Nasional yang dilaksanakan sekali dalam 3 (tiga) tahun. Utsawa ini akan diikuti oleh para peserta/utusan dari provinsi di seluruh Indonesia.

Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija mengatakan ajang Utsawa Dharmagita bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran kitab suci Weda beserta susastra Hindu dalam upaya memperkokoh karakter bangsa.

Selain itu, untuk meningkatkan śraddha dan bhakti umat Hindu, memperkuat sikap moderasi beragama guna meningkatkan kerukunan umat beragama dan meningkatnya kajian kitab suci Veda dan Susastra Veda dalam mendukung pembangunan literasi bangsa.

Sebagai informasi, Dharmagīta adalah seni melafalkan kitab-kitab suci weda. Nilai-nilai ajaran agama Hindu yang adiluhur tersirat di dalam Kitab Suci dan kitab-kitab susastra Hindu, baik yang berbahasa Sansekerta, Jawa Kuno, maupun yang berbahasa daerah.

Menurut Prof. Duija, sastra Hindu perlu digali dan diaktualisasikan melalui seni keagamaan agar memudahkan pemahaman dan penghayatannya. Seni dimaksud adalah Dharmagīta.

"Dharmagīta sebagai nyanyian suci keagamaan Hindu memiliki peran sangat penting dalam meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran agama Hindu di seluruh Indonesia," katanya.

"Dharmagīta memiliki nilai yang sangat penting terutama dalam upaya menciptakan suasana upacara keagamaan yang hening dan suci. Dharmagīta dapat dimanfaatkan untuk pembinaan umat Hindu yang tersebar di seluruh Indonesia," tuturnya.

Untuk itu, Dharmagīta dilombakan dalam bentuk Utsawa Dharmagīta dari tingkat daerah sampai tingkat nasional dengan pembinaan yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan Dharmagīta (LPDG) di tingkat daerah dan tingkat pusat.

Keberadaan Dharmagīta di kalangan umat Hindu memiliki keragaman dalam bahasa, irama lagu, dan cara-cara melantunkannya. Sehingga, bisa untuk mengantarkan umat Hindu pada kekayaan budaya di bidang seni yang tak terbatas dalam memberi dukungan dan membangkitkan rasa spiritual keagamaan Hindu sesuai dengan budaya daerah masing-masing, ataupun dalam meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran agama Hindu.

"Dharmagīta sebagai budaya luhur yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia patut dilestarikan, dibina, dan dikembangkan lebih luas lagi, tidak hanya di kalangan generasi tua ataupun tokoh-tokoh agama Hindu, melainkan juga kepada generasi muda, remaja, dan anak-anak," tuturnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore