JawaPos.com - Kejadian memilukan yang menimpa mendiang Vina pada 2016 silam diangkat ke layar lebar. Film dengan judul Vina: Sebelum 7 Hari pun menjadi viral. Dalam podcast Denny Sumargo, pihak keluarga pun menceritakan kembali kejadian memilukan tersebut.
Diceritakan, kasus meninggalnya mendiang Vina bersama kekasihnya bernama Eky di tangan geng motor di Cirebon pada Agustus 2016 silam awalnya disebut sebagai kecelakaan lalu lintas. Nyatanya vina sempat diperkosa dan dibunuh secara keji.
Keluarga almarhumah Vina justru didatangi oleh salah satu pelaku pembunuh dikabari bahwa Vina mengalami kecelakaan. "Vina kecelakaan katanya. Sekarang posisi sudah di rumah sakit," ujar Marliana selaku saudara kandung Vina dalam podcast bersama Denny Sumargo.
Setelah mendengar kabar tak sedap tersebut, ayah Vina langsung bergegas ke rumah sakit. Pihak kepolisian juga memberi tahu bahwa remaja berusia 16 tahun itu meninggal dalam kecelakaan tunggal menabrak tiang di jembatan.
Ayah Vina mendatangi lokasi kejadian yang disebut sebagai lokasi meninggalnya Vina. Di sana, ia melihat adanya hal ganjil. Pasalnya, tiang listrik tidak mengalami kerusakan sama sekali atau tidak ada bekas kecelakaan. Dia hanya melihat darah yang sudah ditutup dengan pasir.
Ayah Vina semakin penasaran apa yang sesungguhnya terjadi. Dia pun melihat motor Vina yang katanya mengalami tabrakan. Setelah dilihat, keganjilan justru semakin besar di dalam hatinya. Pasalnya, motor itu tidak mengalami kerusakan layaknya orang yang mengalami tabrakan
"Itu motornya cuma lecet sedikit," kata ayah Vina.
"Motor hanya lecet goresan biasa saja, itu juga sudah ada sebelum kejadian. Motor masih keadaan utuh nggak ada pecah, nggak ada yang retak. Begitu juga dengan HP almarhumah adik saya, gak pecah, gak retak," timpal Marliana.
Keluarga Vina mulai memiliki keyakinan kalau almarhumah tidak meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sebagaimana diinformasikan. Namun keluarga tidak bisa bicara apa apa ke pihak kepolisian karena tidak memiliki bukti apa pun
"Logikanya kan motornya remuk, pecah, itu gak ada. Kita mau menyampaikan tapi belum ada bukti kuat juga kan," aku Marliana.
Tiga hari setelah peristiwa meninggalnya Vina, tiba-tiba pada malam harinya, salah satu teman Vina kemasukan arwah Vina di rumahnya.
"Saya ditelepon. Kebetulan teman Vina yang kerasukan, abangnya juga teman saya. Mar, ini adik kamu masuk ke ponakan saya. Dia gak mau pergi sebelum ada yang disampaikan," kata Marliana.
Malam itu juga Marliana bersama ayah Vina datang ke rumah sahabat Vina yang kerasukan.
"Saya ke sana sama bapak jam 1 malam. Almarhumah cerita yang ada dalam rekaman viral, itu direkam sama saya. Pas sudah cerita, dia lepas sendiri keluar dengan gampangnya," kata Marliana.
Setelah mendengar suara Vina yang meminjam tubuh sahabatnya itu, keluarga semakin yakin kalau Vina tidak mengalami kecelakaan. Melainkan dibunuh sebagaimana diungkapkan Vina sendiri.
"Keterangan yang dikasih sama persis sama dengan keadaan jenazah adik saya. Kepalanya remuk. Tangan dan kakinya juga remuk," paparnya.
Rekaman suara Vina yang masuk ke dalam tubuh sahabatnya itu kemudian dikirimkan ke pihak kepolisian. Selain itu, juga dilengkapi dengan foto motor yang dalam kondisi bagus setelah sebelumnya dianggap mengalami kecelakaan motor karena menabrak tiang.
Dari sana, kasus kematian Vina ditangani secara serius dengan menangkap sejumlah pelaku.