Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Mei 2024 | 18.29 WIB

Resmi Dibuka Hari Ini, Berikut Syarat dan Alur Pendaftaran Seleksi CPNS Jalur Sekolah Kedinasan 2024

ILUSTRASI. BKN) secara resmi membuka pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur Sekolah Kedinasan pada hari ini, Rabu (15/5). (Dok. Jawa Pos) - Image

ILUSTRASI. BKN) secara resmi membuka pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur Sekolah Kedinasan pada hari ini, Rabu (15/5). (Dok. Jawa Pos)

 
JawaPos.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara resmi membuka pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur Sekolah Kedinasan pada hari ini, Rabu (15/5). Setiap pelamar berhak untuk memilih satu sekolah dinas dari 8 Kementerian yang ada.
 
Adapun pendaftaran akan dibuka melalui secara online melalui laman resmi dikdin.bkn.go.id. Tahun ini seleksi sekolah kedinasan dibuka untuk delapan kementerian/lembaga (K/L) penyelenggara sekolah kedinasan, yang terbagi menjadi 30 sekolah.
 
"Peserta dapat mulai melakukan pendaftaran pada 15 Mei 2024 melalui portal SSCASN yang dimiliki BKN," kata Plt. Kepala BKN Haryomo Dwi Outranto dalam konferensi pers secara daring beberapa waktu lalu.
 
 
Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen, mengatakan nantinya masing-masing peserta atau calon siswa akan mengakses portal pendidikan kedinasan atau URL nya https://dikdin.bkn.go.id. Dari portal ini kemudian masing masing calon peserta akan membuat akun terlebih dahulu setelah mereka membuat akun baru mereka bisa login dan melakukan pendaftaran.
 
"Tolong berhati hati betul pada saat akan memilih, mereka akan masuk dan mendaftar di mana jangan sampai ketika mereka sudah final kemudian baru berganti pendaftarannya. Kalau sudah final maka sudah tidak bisa lagi dilakukan penggantian dan kalau yang bersangkutan kemudian tidak berkenan di sekolah yang dipilih maka mereka akan gugur dengan sendirinya," jelas Suharmen.
 
"Oleh sebab itu berhati hati karena seluruh peserta hanya bisa memilih satu sekolah pendidikan kedinasan. setelah melakukan pendaftaran maka dilakukan pengecekan resume dan mencetak kartu pendaftaran dari hasil tadi setelah final akan dilakukan verifikasi dan validasi oleh teman teman di instansi," imbuhnya.
 
Guna mempermudah peserta untuk mendaftar berikut ini syarat dan alur pendaftaran seleksi CPNS jalur Sekolah Kedinasan 2024:
 
Syarat pendaftaran CPNS sekolah kedinasan
 
Calon pelamat dapat mempersiapkan dokumen persyaratan yang diperlukan untuk pendaftaran sesuai dengan regulasi yang berlaku. Seperti pas foto, KTP, Kartu Keluarga, ijazah, dan dokumen-dokumen lain sesuai ketentuan selama ini yan harus dipenuhi oleh para pelamar.
 
Adapun alur pendaftarannya, sebagai berikut:
 
1. Pelamar mengakses portal sekolah kedinasan di https://dikdin.bkn.go.id
2. Buat akun SSCASN Sekolah Kedinasan dengan NIK yang tervalidasi oleh DUKCAPIL kemudian cetak Kartu Informasi Akun
3. Login ke SSCASN Sekolah Kedinasan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan
4. Unggah swafoto, pilih sekolah, lengkapi nilai, upload berkas, dan lengkapi biodata
5. Cek resume dan cetak kartu pendaftaran
6. Verifikator instansi memverifikasi data dan berkas pelamar
7. Login ke SSCASN Sekolah Kedinasan dan cek status kelulusan administrasi
8. Pelamar yang lulus akan mendapatkan kode billing, cek informasi pembayaran di masing-masing sekolah kedinasan
9. Cetak kartu ujian di SSCASN Sekolah Kedinasan jika pembayaran telah dikonfrimasi oleh sistem
10. Pelamar mengikuti proses seleksi sesuai dengan ketentuan masing-masing instansi
11. Pengumuman hasil seleksi akan diumumkan oleh Panitia Seleksi Sekolah Kedinasan di SSCASN
 
Calon peserta seleksi penerimaan mahasiswa/praja/taruna sekolah kedinasan pada kementerian/lembaga hanya dapat mendaftar pada 1 sekolah kedinasan. Dalam hal calon peserta seleksi penerimaan mahasiswa/praja/taruna sekolah kedinasan pada kementerian lembaga diketahui mendaftar lebih dari 1 sekolah kedinasan yang bersangkutan dinyatakan gugur.
 
"Jadi hati-hati betul jangan mencoba coba buka akun di dua tempat, karena pasti akan langsung terdetect di sistem, kalau yang satu pasti akan digugurkan oleh sistem. Jangan sampai nanti yang digugurkan oleh sistem itu adalah yang bukan plihannya, karena tadi hanya mencoba-coba tapi karena dia teregistrasi di dua  tempat,maka dia akan digugurkan salah satunya," pungkas Suharmen.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore