
Ilustrasi penganiayaan ./ANTARA
JawaPos.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan duka cita mendalam dan meminta maaf kepada keluarga Alm. Putu, atas peristiwa kekerasan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta yang berujung meninggalnya sang taruna.
Menhub memastikan akan melakukan pembenahan di STIP dengan membaginya dalam rencana jangka pendek, menengah, dan jangka panjang, demi memutus mata rantai kekerasan antarsiswa taruna/taruni.
Dalam jangka pendek, Kemenhub akan menunda (moratorium) penerimaan taruna di STIP. Sebagai gantinya, pihaknya akan mengoptimalkan penerimaan taruna di sekolah pelayaran lainnya di bawah Kemenhub.
Selain itu, aktivitas atau hal-hal yang bisa mengarah pada perundungan antar taruna/taruni juga akan dihilangkan.
"Kami melarang berbagi aktivitas yang dapat mendorong celah terjadinya perundungan, termasuk salah satunya menghilangkan kepangkatan dan sebutan senior dan junior di dalam sekolah," ujar Menhub seperti dikutip dari Antara.
Lalu dalam jangka menengah, pihaknya akan mengoptimalkan laporan-laporan berbasis digital untuk mengurangi interaksi fisik, dengan meningkatkan kualitas pengasuh taruna, membatasi interaksi taruna antar angkatan dengan cara dipisah, dan meniadakan atribut seragam.
Selain di STIP, Kemenhub juga akan membenahi sekolah lain di bawah naungannya agar pencegahan perundungan serupa bisa merata. Hal itu akan menjadi target jangka panjang.
"Dalam jangka panjang, pembenahan serupa akan diterapkan di sekolah-sekolah lain di bawah BPSDM Kementerian Perhubungan," imbuh Menhub.
Selain itu, pembenahan secara internal juga dilakukan, yaitu mengubah kurikulum dengan lebih memfokuskan pada pembelajaran di dalam kelas.
Selanjutnya adalah penguatan soft skills kepada para taruna/taruni agar nantinya setelah lulus dari STIP akan siap bekerja di bidang kelautan dan pelayaran.
Budi menambahkan pembenahan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menjadikan sekolah-sekolah di bawah naungan Kemenhub sebagai penghasil insan transportasi yang berkualitas.
Maka dari itu, demi mewujudkannya, Kemenhub akan meminta masukan dari berbagai pihak terkait seperti para pakar pendidikan dan pakar transportasi.
Sementara itu, mengenai penanganan kasus terbunuhnya taruna Putu, Menhub menegaskan sudah ditangani kepolisian.
“Terkait dengan kasus saat ini, sudah ditangani secara hukum oleh Kepolisian Resor Jakarta Utara,” ujarnya.
Budi juga menginstruksikan untuk dilakukan investigasi internal oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) terkait dugaan STIP Jakarta mengabaikan SOP yang telah ditetapkan hingga berujung terbunuhnya taruna tersebut.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
