Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 April 2024 | 17.07 WIB

Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Diharapkan Sasar Masyarakat Marjinal dan Terpinggirkan

Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka saat memberikan sambutan. - Image

Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka saat memberikan sambutan.

 
JawaPos.com - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Vox Point Indonesia mengharapkan, pemerintahan yang baru dapat memperhatikan nasib masyarakat marginal dan terpinggirkan. Ketua Umum Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati
menyebut, kendati Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka baru mulai memimpin pemerintahan baru setelah resmi dilantik pada 20 Oktober 2024 mendatang. Namun, ada banyak harapan yang tersirat dari jutaan rakyat Indonesia. 
 
"Salah satu yang menjadi perhatian publik adalah kaum termarjinalkan dan terpinggirkan. Contoh kaum marginal antara lain pengemis, pemulung, buruh, petani, dan orang-orang dengan penghasilan pas-pasan atau bahkan kekurangan. Sehingga kelompok marginal perlu perhatian yang lebih maksimal," kata Handojo dalam dialog nasional yang bertema 'Optimisme Kaum Termarjinalkan dan Terpinggirkan Bersama Pemerintahan Yang Baru' di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Sabtu (27/4). 
 
Ia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) persentase penduduk miskin pada Maret 2023 sebesar 9,36, persen. Jika dijumlahkan, penduduk miskin pada Maret 2023 sebesar 25,90 juta orang. 
 
Handojo menduga, salah satu penyumbang penduduk dengan kategori miskin adalah dari kaum marginal dan terpinggirkan. Sebab, beberapa alasan yang bisa memperkuat alasan tersebut. Di antaranya penduduk yang tidak punya penghasilan, atau penduduk yang penghasilannya rendah dan tidak sesuai kebutuhan setiap hari. 
 
"Jumlah penduduk termarjinalkan dan atau terpinggirkan bisa dibilang setara dengan jumlah penduduk miskin di Indonesia. Karena itu, pemerintah mesti memberikan perhatian khusus terhadap mereka," ujar Handojo. 
 
Handojo juga menyinggung persolan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Menurut dia, TPPO atau human trafficking  merupakan kejahatan luar biasa yang harus ditumpas bersama-sama. 
 
Ia menekankan, siapapun bisa menjadi korban, baik itu laki-laki, perempuan, bahkan anak-anak. Kasus perdagangan orang di Indonesia masih tinggi.
 
Handojo pun meminta pemerintahan yang baru untuk mewaspadai dan tegas memberantas TPPO. Sebab, penindakan terhadap kasus perdagangan orang masih di atas angka ratusan.
 
"Pada 2021, Polri melaporkan menindak 23 kasus TPPO yang terjadi di dalam negeri. Namun, TPPO lintas negara justru lebih banyak yaitu 159 kasus dengan penyelesaian 111 kasus," tegasnya. 
 
Oleh karena itu, Handojo mendorong dan mendukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, untuk menangani kaum marginal, terpinggirkan dan human trafficking ini secara profesional. Hal itu bisa dilakukan melalui upaya stategis oleh para stakeholder dan pemerintah. 
 
"Karena dengan cara tersebut, kita optimis akan membantu mengurangi angka kemiskinan. Dan, tentu akan meningkatkan kesjahteraan masyarakat," ucapnya. 
 
Handojo juga mendukung langkah strategis pemerintahan Prabowo-Gibran untuk membantu masyarakat melalui program makan gratis. Ia menyebut, program ini sangat baik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, termasuk kaum marginal dan terpinggirkan. 
 
"Apa yang digagas Pak Prabowo Subianto dan Pak Gibran Rakabuming Raka melalui Program Makan Gratis harus disambut dan didukung untuk membantu masyarakat termarjinalkan dan terpinggirkan," paparnya. 
 
Karena itu, Ia mengharapkan agar semua elemen bangsa Indonesia mendukung program tersebut. Ia menekankan, pihaknya akan memberikan masukan yang akan dijadikan rujukan bagi pemerintah. 
 
"Semoga hasil pemikiran dari acara Dialog Nasional ini menjadi masukan penting untuk pemerintahan yang baru," pungkas Handojo. 
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore