
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono saat open house Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/4/2024).
JawaPos.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, 2.086 hektare (ha) lahan di Ibu Kota Nusantara (IKN) masih bermasalah. Ini disebabkan lahan tersebut belum bersertifikat.
Diakuinya, pihaknya sebenarnya sudah siap menerbitkan sertifikat untuk lahan tersebut. Namun, rencana itu terhambat karena berbagai faktor di luar ranah dan wewenang Kementerian ATR/BPN yang hingga kini belum selesai. Di antaranya, proses ganti rugi dan penanganan dampak sosial.
Dia menegaskan, masalah tersebut harus diselesaikan sebelum sertifikat tanah bisa terbit. AHY menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak otorita IKN, termasuk pemerintah daerah setempat.
”Yang pasti, kita ingin meyakinkan ini bisa terus berjalan dan jangan sampai ada hak-hak masyarakat yang dikorbankan,” ujarnya di Jakarta kemarin (16/4).
Penyelesaian masalah 2.086 ha lahan di IKN itu sebelumnya juga telah disinggung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kunjungan kerja ke IKN pada akhir Februari lalu. AHY pun menyampaikan komitmennya dalam membangun ibu kota negara baru di Kalimantan Timur itu. Pada tahap awal pembangunan, dia menjanjikan, kementeriannya akan fokus menangani masalah pertanahan di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP).
Kemudian, pada rapat kerja nasional bulan lalu, AHY menjelaskan bahwa kementeriannya telah menyelesaikan sembilan rencana detail tata ruang (RDTR) IKN. Selain itu, 10 dari 21 paket pengadaan tanah juga telah tuntas dikerjakan. Sehingga total progres pengadaan paket tanah di IKN yang telah diselesaikan Kementerian ATR/BPN mencapai 80 persen.
Pada bagian lain, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, progres pembangunan rumah tapak untuk para menteri di IKN sudah mencapai 80 persen. Dari total 36 unit rumah, empat unit telah rampung dan sisanya tinggal finishing. (mia/idr/c6/ttg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
