Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 April 2024 | 15.03 WIB

Masih Menemukan bekas Amunisi akibat Kebakaran, Warga Minta TNI Lakukan Penyisiran Ulang

Mobil pemadam kebakaran yang akan memasuki Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) di Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 07/155 GS Kodam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Sabtu (30/3/2024).

 
JawaPos.com - Warga di sekitar Gudang Amunisi Artileri Medan (Armed) di Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor masih was-was pasca terjadinya kebakaran. Terlebih masih ditemukan beberapa jenis amunisi yang terlontar ke permukiman.
 
Warga di klaster Visalia di Kota Wisata, Cibubur yang berada di radius 200 meter dari pusat ledakan meminta Tim Kompi Zeni Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) TNI AD agar melakukan penyisiran ulang. Hal ini untuk memastikam tidak ada lagi amunisi yang tertinggal.
 
“Kami mengharapkan penyisiran kembali di klaster kita tadi sudah dilakukan Tim Jihandak. Namun dalam beberapa waktu ke depan setelah tadi kami masuk pulang kami masih menemukan beberapa. Jadi artinya mungkin masih ada belum ketemu pada saat mereka menyisir,” kata Fendhi Munawan selaku Ketua RW 051, Senin (1/4).
 
 
Warga juga meminta agar TNI mengganti rugi kerusakan yang dialami warga. Data sementara yang diterima RW, ada 33 KK yang sudah menyampaikan kerusakan rumah mereka. 
 
Kerusakan yang timbul seperti atap rumah bolong dan tembus ke plafon akibat kejatuhan selongsong mortir, beberapa tembok mengalami keretakan, hingga beberapa pondasi rumah ikut terdampak getaran.
 
“Kami mengharapkan bisa bertemu dengan pihak TNI karena warga sudah mulai menanyai saya gimana ini pak RW rumah saya dalam keadaan kondisi kayak gini semua retak-retak pecah,” jelas Fendhi. 
 
Sebelumnya, Gudang Amunisi Artileri Medan (Armed) di Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami kebakaran. Api dikabarkan mulai muncul pada pukul 18.35 WIB.
 
Danton Pleton B Damkar Kota Bekasi, Haryanto membenarkan adanya peristiwa ini. Namun, kondisi api masih liar sehingga belum bisa dimitigasi.
 
"Kita sudah luncurkan juga dari kota kita baru mendorong 3 di sana," kata Haryanto saat dikonfirmasi, Sabtu (30/3).
 
Sementara, Pangdam Jaya Jayakarta Mayjen TNI Mohamad Hasan menduga jika penyebab kebakaran di Gudang Amunisi Artileri Medan (Armed) berasal dari amunisi yang sudah kadaluarsa. Kandungan bahan kimia di dalam amunisi ini diduga menjadi pemicu hingga terjadi ledakan.
 
"Pemicu dari ledakan karena amunisi yang sudah kadaluarsa dan akan dikembalikan. Sebenarnya kami sudah mengusulkan untuk penghapusan dari awal tahun kemarin, tapi karena butuh proses. Ini kemungkinan karena bahan peledak adalah bahan kimia yang sangat labil," kata Hasan.
 
Di gudang ini juga terdapat sistem kelistrikan yang bisa terbakar. Namun, melihat kondisi terkini, sumber awal kebakaran berasa dari ledakan amunisi.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore