Kondisi penumpang yang sedang memadati area Stasiun Malang Kota Baru.
JawaPos.com – Menjelang musim mudik Idul Fitri tahun 2024, tiket Kereta Api (KA) periode angkutan Lebaran semakin massif terjual.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya mencatat per hari Rabu (20/3) kemarin, sudah 32.283 tiket keberangkatan dari Stasiun Malang yang terjual.
Sama seperti daerah lain, periode angkutan Lebaran di Malang akan dimulai pada tanggal 31 Maret hingga 21 April 2024.
Luqman Arif selaku Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya mengatakan bahwa mayoritas pemesan tiket untuk arus mudik mencapai 16.018 tiket. Sedangkan untuk arus balik terpesan 14.482 tiket.
“Pada hari H Lebaran tanggal sepuluh hingga 11 April ada 1.783 pemudik yang telah memesan tiket,” ujarnya seperti dilansir dari Radar Malang (JawaPos Group).
Luqman juga menyebutkan bahwa ada tiga tujuan yang masih jadi favorit pemudik pada momen Lebaran tahun ini yaitu KA Matarmaja relasi Malang-Pasarsenen (PP), lalu KA Jayabaya relasi Malang-Pasarsenen (PP), dan KA Tawang Alun relasi Malang-Ketapang (PP).
“Selama Lebaran, dari Stasiun Malang terdapat 12 perjalanan KA jarak jauh setiap hari. Terdiri dari delapan KA regular dan empat KA tambahan,” kata dia.
Sedangkan, kapasitas KA per harinya mencapai 6.333 tempat duduk. Dengan rincian 4.413 tempat duduk KA regular dan 1.920 tempat duduk untuk KA tambahan.
Total secara keseluruhan ada 139.320 kursi yang disediakan Stasiun Malang selama musim Lebaran mendatang yang terdiri dari 97.080 tempat duduk KA regular dan 42.240 tempat duduk KA tambahan.
Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa empat KA tambahan tersebut adalah KA Arjuno Ekspres relasi Malang-Surabaya Gubeng dan KA Gajayana tambahan relasi Malang-Gambir. Kemudian KA Malioboro Ekspres relasi Malang-Purwokerto dan KA Malabar (pagi) relasi Malang-Bandung.
Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menyampaikan bahwa penanganan arus lalu lintas selama Lebaran masih akan dibahas pada pekan depan. Baik itu dari titik rawan kemacetan hingga larangan kendaraan berat.
“Kami menunggu Surat Edaran (SE) dari Kementerian Perhubungan, lalu akan dirumuskan melalui rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ucapnya.***

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
