
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas (kiri depan)
JawaPos.com - Rencana seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) sudah diumumkan. Namun, belasan daerah belum menyerahkan kebutuhan ASN mereka. Untuk itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (PAN-RB) siap jemput bola formasi.
Di sisi lain, Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan menerbitkan sertifikat hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) yang bisa berlaku untuk seleksi periode berikutnya.
Plt Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto menyampaikan kemarin (15/3) bahwa sesuai Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 651 Tahun 2023 tentang Nilai Ambang Batas, hasil SKD yang diterbitkan dalam bentuk sertifikat akan berlaku sampai satu periode seleksi berikutnya.
Yang perlu diperhatikan, apabila peserta seleksi mengikuti SKD periode berikutnya, nilai SKD tahun sebelumnya dinyatakan tidak berlaku. ’’Untuk mengecek keaslian sertifikat yang memuat hasil SKD, peserta dapat membuka alamat website sertifikat.bkn.go.id, kemudian ikuti petunjuknya secara mudah dan cepat,” ucapnya.
Haryomo menyampaikan, jenis pengadaan CASN tahun ini terdiri atas sekolah kedinasan, PNS, dan PPPK. ’’Khusus pengadaan calon PPPK dilakukan melalui tahapan perencanaan, pengumuman lowongan, pelamaran, seleksi, pengumuman hasil seleksi, hingga pengangkatan menjadi PPPK. PPPK tidak dapat diangkat secara otomatis menjadi calon PNS,” katanya.
Dia menegaskan, untuk diangkat menjadi calon PNS, PPPK harus mengikuti semua proses seleksi bagi calon PNS. Sementara itu, ada 14 daerah (pemprov dan pemkab/pemkot) yang sampai kemarin belum mengajukan formasi CPNS.
Daerah-daerah tersebut adalah Papua, Papua Barat, Tapanuli Utara, Teluk Wondama, Purworejo, Yakuhimo, Tambraw, dan Kabupaten Kepahiang. Selain itu, Aceh Selatan, Bone Bolango, Sinjai, Teluk Wondama, Leni Jaya, Soppeng, Boven Digul, Barru, Teluk Bintuni, dan Asmat.
Menteri PAN-RB Azwar Anas mengungkapkan, khusus Papua telah mengikuti program afirmasi atau alokasi untuk ASN yang berasal dari Papua sendiri. ’’Ada program afirmasi khusus di beberapa kabupaten kota,” katanya.
Baca Juga: Jadwal Pendaftaran CPNS 2024 serta Rincian Formasi, Fresh Graduate Jangan Sampai Ketinggalan
Sementara untuk daerah yang tidak mengikuti program afirmasi, dia meminta segera mengajukan formasi. Bahkan, pusat akan jemput bola. Anas menyatakan, salah satu alasan tidak mengajukan formasi adalah daerah tersebut sudah terlalu tinggi biaya pegawainya.
Dia tidak ingin tenaga honorer kategori II menjadi korban karena hal itu. ’’Mereka jadi prioritas,” ungkapnya.
Seleksi CPNS fokus menyasar fresh graduate. Sedangkan tenaga honorer akan diminta untuk mengisi formasi PPPK. Total formasi yang akan dibuka sebanyak 2,3 juta.
Dia mengaku kerap mendapatkan kritik karena kementeriannya fokus pada honorer. Karena itu, kali ini dibuka 600 ribu formasi untuk lulusan baru. (lyn/wan/c7/ttg)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
