
Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango. Foto: Dery Ridwasah/ JawaPos.com
JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyentil Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD soal transaksi janggal Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). KPK menyebut, Mahfud memberikan informasi tak lengkap terkait transaksi tersebut.
“Sebagai seorang Menko Polhukam, Prof Mahfud ini lebih pas kalau aktif menyuarakan atau support terhadap ditetapkannya RUU Perampasan Aset menjadi undang-undang,” kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango kepada wartawan, Minggu (26/3).
Nawawi pun menilai, Mahfud dapat mendorong penyempurnaan UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) lewat pencantuman ketentuan illicit enrichment atau memperkaya diri sendiri sebagai delik korupsi. Bahkan, Mahfud dapat melakukan langkah-langkah lainnya untuk mempertajam upaya pemberantasan korupsi alih-alih memberikan info yang tidak lengkap.
“Ketimbang hanya seperti juru bicara menyampaikan adanya informasi setengah-setengah yang diperolehnya,” tegas Nawawi.
Kekinian, Mahfud MD memastikan akan menghadiri rakat kerja (raker) bersama Komisi III DPR RI, yang bakal pada Rabu (29/3) mendatang. Raker itu untuk membahas terkait transaksi janggal Rp 349 triliun yang diduga terjadi di Kementerian Keuangan.
Photo
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD FOTO:MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS
"Mudah-mudahan Komisi III tidak maju mundur lagi mengundang saya Menko Polhukam/Ketua KNK-pp-TPPU. Saya sudah siap hadir," ucap Mahfud dalam unggahan pada akun media sosial Twitter, Minggu (26/3).
Mahfud lantas menantang sejumlah Anggota Komisi III DPR RI di antaranya Benny K Harman, Arteria Dahlan dan Arsul Sani untuk hadir dalam agenda raker tersebut.
"Saya tantang sdr. Benny K. Harman juga hadir dan tidak beralasan ada tugas lain. Begitu juga sdr Arteria dan sdr Arsul Sani. Jangan cari alasan absen," pungkas Mahfud.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
