
Kapal Motor Sabuk Nusantara di Pelabuhan Masalembu. Istimewa
JawaPos.com–Jika sebelum puasa, ada tradisi megengan yang sebagian besar dilakukan masyarakat Jawa. Nah, sebelum Lebaran, ada tradisi mudik yang sudah menjadi kebiasaan kental masyarakat Indonesia. Diprediksi, trafik mudik melalui jalur laut meningkat tahun ini.
Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama (DLU) Erwin H. Poedjono menuturkan, peningkatan trafik dengan transportasi laut disebabkan libur panjang di momen Lebaran. Libur panjang diprediksi dimulai pada 5 atau 6 April. Kemudian berlanjut hingga 15 April.
”Kami mengimbau kepada masyarakat yang menggunakan transportasi laut atau yang memakai jasa logistik bisa memanfaatkan jasa sejak awal. Sehingga, meminimalisir risiko penumpang atau barang logistik,” terang Erwin di Surabaya.
Dia berharap tidak ada regulasi yang akan menghambat masyarakat untuk bepergian selama momen mendekati Lebaran. Erwin mengungkapkan, telah mempersiapkan rapat koordinasi angkutan logistik Lebaran sejak Januari.
”Kami siapkan armada, SDM, jadwal, layanan kepada pelanggan serta memastikan aspek keselamatan dalam rapat koordinasi itu. Rencananya ada 48 armada kapal selama angkutan Lebaran tahun ini,” ucap Erwin.
Dengan rincian, lanjut dia, 22 armada lintas penyeberangan. Lalu, 21 armada lintas jauh dan 5 armada yang melayani lintas keperintisan. Total kapasitas angkut untuk jarak jauh kurang lebih 122 ribu penumpang pada H-30.
Sementara itu, pada hari H sampai dengan H+30 Lebaran kapasitas disiapkan untuk sekitar 123.500 penumpang. Kapasitas tersebut dapat bertambah sesuai kebutuhan dan pengajuan dispensasi kepada pemerintah.
Penasihat Utama PT DLU Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengusulkan agar angkutan logistik tetap bisa beroperasi saat momen mudik Lebaran supaya tidak terjadi inflasi harga komoditas. Harga barang menjadi mahal akibat hambatan pengiriman logistik.
”Manajemen traffic harus diatur. Di luar Jawa itu fenomenanya tidak terjadi kemacetan. Nah, load factor di jalur selatan ini tidak lebih dari 20 persen,” tutur Bambang Haryo Soekartono.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
