Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Maret 2024 | 01.42 WIB

Hilal Belum Terlihat di 31 Titik Jawa Timur dan Surabaya

Ilustrasi memantau hilal sebagai penentuan awal Ramadhan. - Image

Ilustrasi memantau hilal sebagai penentuan awal Ramadhan.

 
JawaPos.com - Pengurus Wilayah Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (PW LFNU) Jawa Timur menggelar rukyatul hilal atau pemantauan anak bulan. Hal itu bertujuan menentukan kapan 1 Ramadhan 1445 Hijriah. 
 
Lokasinya ada di 31 titik. Sekretaris Lembaga Falakiyah NU Jatim, Fathurrozi mengatakan, jika berdasarkan astronomik, maka hilal belum terlihat. Menurutnya, saat ini, cuaca di Jawa Timur tengah cerah.
 
“Untuk hilal, sekarang belum bisa terlihat di semua titik. Total ada 31 titik meski cuaca Jatim cukup cerah ya,” katanya dihubungi media, Minggu (10/3).
 
PW FLNU menggunakan metode Imkanur Rukyah untuk menentukan awal Ramadhan. Fathurrozi menambahkan, agar hilal terlihat, syaratnya ketinggian hilal harus 3 derajat lalu elongasi mencapai 6,4 derajat. 
 
“Tinggi hilal di Jatim atau Surabaya masih 0 derajat 19 menit. Sementara itu, kalau elongasi atau jarak sudut matahari dan bulan masih 2 derajat 25 menit. Jadi, ya nggak kelihatan,” ujarnya.
 
Lantas, bagaimana jika hilal tak terlihat? Fathurrozi menjelaskan, untuk penentuan awal Ramadhan ketika hilal tidak terlihat, maka bakal menggunakan metode Istikmal atau penggenapan bulan Sya'ban menjadi tiga puluh 30 hari.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore