
Ilustrasi ilegal. (Pixabay)
JawaPos.com - Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Mohammad As'adul Anam, menyampaikan bahwa pondok pesantren di mana BM (14), santri yang menjadi korban penganiayaan rekannya, berada tidak memiliki izin sebagai pondok pesantren.
Dikutip dari ANTARA, Selasa (27/2), di Kediri, ia mengatakan bahwa penyelidikan telah dilakukan terkait dengan kejadian penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seorang santri.
Diketahui bahwa Pondok Pesantren Tartilul Qur'an (PPTQ) Al Hanifiyyah di Dusun Kemayan, Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, tidak memiliki izin.
"Keberadaan pondok pesantren tersebut belum memiliki izin operasional pesantren," katanya.
Dia menegaskan bahwa tempat kejadian tersebut terletak di Pondok Al Hanifiyyah, bukan Pondok Al Ishlahiyyah sebagaimana dirumorkan, dan bahwa korban belajar di MTs Sunan Kalijogo di Pondok Al Islahiyyah.
"Tempat kejadian itu ada di Pondok Al Hanifiyyah, bukan Pondok Al Ishlahiyyah. Tapi, korban belajar di MTs Sunan Kalijogo di Pondok Al Islahiyyah," katanya.
Keberadaan pondok pesantren tersebut belum memiliki izin operasional. Dia mengungkapkan bahwa operasional pesantren dimulai pada 2014 dan hingga saat ini, pesantren itu diisi oleh 74 santri putri dan 19 santri putra, yang semuanya adalah pelajar.
Mohammad As'adul Anam juga menyatakan bela sungkawa kepada keluarga korban atas kejadian tersebut, menyayangkan kekerasan yang terjadi di Pondok Pesantren Al Hanifiyyah Mayan Mojo.
"Kami menyayangkan kekerasan di Pondok Pesantren Al Hanifiyyah Mayan Mojo, dan turut bela sungkawa pada keluarga korban atas kejadian tersebut," kata dia.
Dia menjelaskan bahwa salah satu dari para pelaku adalah saudara dari korban, yaitu AF (16) yang berasal dari Denpasar, Bali. Saat ini, keempat pelaku, yaitu MN (18) dari Sidoarjo, MA (18) dari Kabupaten Nganjuk, dan AK (17) dari Surabaya, telah ditahan oleh Polres Kediri Kota.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
