
Pengolahan sampah di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center di Karangdadi, Klungkung, Bali. Foto : Dokumentasi Kementerian LHK
JawaPos.com- Jakarta, Sistem pengelolaan sampah di Indonesia terus berkembang. Terbaru muncul inovasi program Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS). Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mendukung inovasi TOSS karena dinilai efektif mengatasi persoalan sampah.
Dukungan itu disampaikan Siti saat berkunjung ke TOSS Center di Karangdadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali. Menurut dia, TOSS menjadi solusi mengurai persoalan sampah. Dia mengatakan, persoalan sampah merupakan salah satu isu penting lingkungan hidup.
"Sampah jadi isu yang perlu mendapat respons atau solusi serta kerja kolaboratif pemerintah dan masyarakat," kata Menteri dari Partai NasDem itu dalam keterangannya Jumat (13/1). Siti menilai sistem pengelolaan sampah berbasis sumber yang selama ini diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung, terbukti mengurai persoalan sampah dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait.
“TOSS Center Klungkung bisa menjadi contoh bagi pemerintah kabupaten lain dalam hal pengelolaan sampah," katanya. Karena dilihat dari fasilitasnya, ruangnya maupun teknologinya sudah sangat baik. Tetapi dia berpesan, ke depannya nanti sarana TOSS Center di Klungkung itu harus perlu ditambah lagi.
Menurut Siti, masalah sampah perlu dituntaskan bersama dengan berbagai upaya. Salah satunya dimulai dari memiliki pola pikir tentang lingkungan. Seperti bagaimana mengolah sampah dari hulu hingga hilir. Kemudian apa saja yang dilakukan di dalam proses itu. Lalu siapa yang terlibat dan hal yang membuat sampahnya menjadi beres.
Menurut Siti di Kabupaten Klungkung, pemerintah dan masyarakat dinilainya sudah bersama-sama bergerak serius untuk menuntaskan masalah sampah ini. “Klungkung catatan prestasinya juga banyak. Saya pun sangat apresiasi ini mudah-mudahan ke depannya TOSS Center juga bisa menjadi tempat percontohan untuk daerah lainnya," Katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan rasa syukurnya atas apresiasi yang diberikan oleh Siti Nurbaya. Siti berkesempatan mengunjungi TOSS Center Klungkung pada Rabu (11/1) lalu. Ia pun mengakui menangani sampah memang tidak semudah yang diharapkan. Oleh karena itu, harus terus dilakukan monitoring dan pemberian support pada para petugas yang terlibat.
“Sejak 2017 kami telah berkomitmen untuk serius memerangi sampah," katanya. Karena sampah sudah menjadi ancaman yang serius. Sehingga harus menciptakan inovasi dan terobosan yang kreatif agar permasalahan sampah ini dapat teratasi. Saat ini sistem pengolahan terus kami sempurnakan lagi.
Terobosan inovasi TOSS Center yang dimulai pada tahun 2018 lalu. Sampai akhirnya telah berhasil menorehkan berbagai penghargaan. Misalnya berhasil masuk top 40 Inovasi Pelayanan Publik. Kemudian pada 2021 TOSS berhasil masuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) kategori khusus. Serta masuk Top 5 Outstanding Achievement of Public Services dari Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) pada tahun 2022. (*)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
