
Ilustrasi ibadah Haji.
JawaPos.com – Dengan kuota sebanyak 241 ribu jemaah, penyelenggaraan haji 2024 menelan biaya Rp 20 triliunan. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengklaim, uang tersebut sudah disalurkan ke Kementerian Agama (Kemenag).
Update penyelenggaraan haji itu disampaikan anggota Badan Pelaksana BPKH Acep Riana Jayaprawira. Acep mengatakan, tidak ada masalah untuk penyaluran dana operasional haji dari BPKH ke Kemenag. Dana operasional itu bersumber dari bipih atau uang yang dibayar langsung oleh jemaah. Kemudian juga dari hasil investasi dana haji oleh Kemenag.
Acep mengatakan, nilai investasi yang digunakan pada haji tahun ini sekitar Rp 8 triliun. ”Sisanya dari uang jemaah,” jelas Acep seusai pembukaan Risk Forum 2024 bertema Global and Middle East Outlook Risk and Its Impact on Investments and On Hajj Organizing di Jakarta kemarin (21/2).
Seperti diketahui, tahun ini jemaah haji hanya menanggung 60 persen dari total biaya riil haji yang mencapai hampir Rp 100 juta. Sisanya, 40 persen, disubsidi dari hasil investasi dana haji. Tahun depan diharapkan proporsi itu berubah menjadi 65 persen ditanggung jemaah dan 35 persen subsidi. ”Nah, idealnya sih seperti yang pernah menteri agama sampaikan, yaitu 70 persen (ditanggung jemaah) dan 30 persen (disubsidi),” katanya. Dengan proporsi itu, diharapkan hasil pengelolaan dana haji tidak tersedot habis untuk subsidi biaya haji.
BPKH juga menyampaikan akan terus mengoptimalkan investasi dana haji. Di antaranya dengan menggenjot investasi langsung. Tahun ini mereka memasang target Rp 11 triliunan dana haji akan ditempatkan pada investasi langsung. Khususnya terkait dengan ekosistem haji dan umrah.
Acep juga mengingatkan, masa pelunasan biaya haji tinggal sebentar. Sesuai jadwal yang ditetapkan Kemenag, besok (23/2) adalah hari terakhir pelunasan biaya haji. Acep menegaskan, urusan pelunasan biaya haji adalah domain atau kewenangan Kemenag.
Berdasar data terbaru Kemenag, sampai kemarin sore sudah ada 196 ribu lebih jemaah yang melunasi biaya haji. Perinciannya, 159.423 orang dari porsi berangkat tahun ini dan 4.336 orang dari kuota lansia prioritas. Lalu, 32.701 jemaah kuota cadangan yang sudah melunasi. Jumlah kuota cadangan yang sudah melunasi itu lebih banyak dibandingkan sisa kuota 31.474 kursi. Dengan demikian, bisa disebut bahwa kuota haji 2024 sudah terisi penuh.(wan/c7/oni)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
