Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Februari 2024 | 15.13 WIB

Diminta Balikan, Titiek Soeharto Bakal Jadi Ibu Negara? Begini Kisah Cintanya dengan Prabowo

Titiek Seoharto bersama Prabowo dan putra semata wayangnya Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo alias Didiet Hediprasetyo. (Foto Instagram Titiek Soeharto) - Image

Titiek Seoharto bersama Prabowo dan putra semata wayangnya Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo alias Didiet Hediprasetyo. (Foto Instagram Titiek Soeharto)

JawaPos.com - Nama Titiek Soeharto tengah jadi perbincangan publik saat ini. Putri keempat Presiden Kedua Soeharto itu disebut-sebut bakal jadi ibu negara seiring dengan kemenangan Prabowo berdasarkan hasil hitung cepat di Pemilu 2024.

Meski sudah lama berpisah dengan Prabowo, Titiek Soeharto sering diminta balikan alias rujuk. Seperti yang terlihat saat Prabowo menyampaikan pidato di Istora Senayan Jakarta, Rabu (14/2) malam, teriakan “balikan” cukup menarik perhatian.

Dalam kesempatan itu, Titiek Seoharto hadir bersama putra semata wayangnya dengan Prabowo, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo alias Didiet Hediprasetyo.

Kehadiran Titik Soeharto sontak menarik perhatian tersendiri. Apalagi saat Prabowo menyapa mantan istrinya itu, seisi Istora Senayan pun langsung bergemuruh riuh. Titiek Soeharto yang sempat berdiri saat disapa Prabowo pun hanya tersenyum.

Kisah cinta antara Prabowo dan Titiek soeharto pernah diungkap dalam buku berjudul “Jejak Perlawanan Begawan Pejuang,” yang diterbitkan pada awal 2000. Karya tersebut ditulis oleh Soemitro Djojohadikusumo, ayah dari Prabowo.

Awal perkenalan antara Prabowo dan Titiek dimulai ketika Titiek menjadi murid Sumitro, yang pada saat itu merupakan ahli ekonomi dan kritikus politik terkemuka.

Sumitro kemudian berupaya menjodohkan putranya, Prabowo, dengan Titiek. Setelah melalui proses perjodohan ini, keduanya memutuskan untuk menjalin hubungan asmara selama dua tahun.

Tak hanya berpacaran, Sumitro juga mendorong Prabowo untuk mulai menjalani hubungan dengan Titiek secara lebih serius. Meskipun pada saat itu Prabowo masih dalam pendidikan militer, ia setuju dengan saran ayahnya.

Tanpa ragu, Prabowo kemudian mengunjungi Keluarga Soeharto, yang juga dikenal sebagai keluarga Cendana, untuk meminta restu dalam niatnya untuk menikahi putri Soeharto, Siti Hediati Hariyadi, yang lebih dikenal dengan nama Titiek Soeharto.

Niat baik Prabowo tersebut diterima dengan baik oleh keluarga Cendana, termasuk Soeharto, meskipun akhirnya pernikahan mereka menjadi sorotan publik.

Pernikahan Prabowo dan Titiek digelar pada 8 Mei 1983. Meskipun terdampak oleh isu politik kekerabatan, Prabowo dan Titiek tetap teguh dan melanjutkan pernikahan mereka.

Dari pernikahan tersebut, pasangan ini diberkahi dengan kelahiran seorang putra bernama Ragowo Hedi Prasetyo, yang lebih dikenal dengan nama Didit Prabowo. Didit, yang saat ini sukses sebagai seorang desainer, lahir pada tanggal 22 Maret 1984 di Jakarta.

Dalam kurun waktu 12 tahun pernikahan, Prabowo dan Titiek seringkali mengalami perpindahan tempat tinggal, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Hal ini disebabkan oleh penugasan Prabowo yang pada saat itu masih aktif sebagai perwira TNI.

Namun, pada 1995, muncul isu mengenai retaknya hubungan rumah tangga antara Titiek Soeharto dan Prabowo. Kondisi tersebut juga sejalan dengan konflik antara ayah Prabowo dan Soeharto.

Kritik yang disampaikan Soemitro terhadap pemerintahan Soeharto akhirnya memperkuat spekulasi mengenai perceraian antara Titiek dan Prabowo, yang dicampuri unsur politik.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore