Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Oktober 2022 | 23.38 WIB

Soal Gagal Ginjal Akut, Ini List Terbaru Obat Sirop Aman Tanpa Pelarut

ilustrasi gagal ginjal. Dinkes/Antara - Image

ilustrasi gagal ginjal. Dinkes/Antara

JawaPos.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selesai menguji dan meneliti tambahan obat sirop yang sempat dilarang menyusul maraknya kasus gangguan ginjal akut pada anak hingga meninggal dunia. Sebelumnya BPOM sudah mengumumkan daftar 133 obat ditambah 23 daftar obat sirop dari Kementerian Kesehatan.

Kali ini, BPOM menambah lagi daftarnya sebanyak 65 obat sirop lagi yang dinyatakan aman.

Aman yang dimaksud BPOM adalah daftar obat sirop tersebut tidak menggunakan pelarut obat Propilen Glikol, Polietilen Glikol, Sorbitol, dan atau Gliserin atau Gliserol. Pelarut tersebut sebetulnya boleh digunakan, tetapi dapat memicu cemaran Etilena Glikol dan Dietilena Glikol (EG dan DEG) pada obat.

“Sebetulnya EG dan DEG sebagai cemaran masih diperbolehkan pada obat selama tidak melewati ambang batas aman di atas 0,1 persen,” kata Kepala BPOM Penny K Lukito kepada wartawan secara virtual, Kamis (27/10).

Penny menjelaskan daftar terbaru tambahan 65 obat yang aman tersebut artinya total sudah 198 yang diumumkan BPOM di luar daftar 23 obat dari 102 obat yang diserahkan Kementerian Kesehatan. Ia menegaskan semua produsen farmasi yang membuat obat sirop harus melewati uji screening untuk memenuhi rasa keadilan.

“Jangan dianggap data kami beda ya dengan Kemenkes. Ini kami telusuri semua agar memenuhi rasa keadilan bagi industri,” ungkap Penny.

Berikut daftar terbaru 65 obat sirup yang aman dikonsumsi:

1. Ambroxol (obat batuk)
2. Bisolvon (obat batuk)
3. Cataflam (obat radang)
4. Chloramphenicol Palmitate (antibiotika)
5. Chlorphenamine Maleat (obat alergi)
6. Colicaid (anti kembung)
7. Coromecytin (antibiotika)
8. Cotrimoxazole (antibiotika)
9. Devosix (obat flu)
10. Dominal (obat mual)
11. Domino (obat mual)
12. Dompreridone (obat mual)
13. Dulcolactol (pencahar)
14. Duphalac 120 ml (pencahar)
15. Duphalac 200 ml (pencahar)
16. Duphalac 45 ml (pencahar)
17. Erlapect (obat batuk)
18. Extralac (obat batuk)
19. Flagyl (antimikroba)
20. Gigadryl (obat batuk)
21. Gitri (antibiotika)
22. Graphalac (pencahar)
23. Kandistatin (anti jamur)
24. Lacons (pencahar)
25. Lactofid (pencahar)
26. Lactulose (pencahar)
27. Laactulos (pencahar)
28. Lantulos (pencahar)
29. Levosif (obat batuk)
30. Mesaflukin (obat flu)
31. Metrolet (antimikroba)
32. Molexdryl (obat batuk dan alergi)
33. Monell (obat mual)
34. Mucopect (obat batuk)
35. New Mentasin (obat batuk)
36. Noprenia (anti psikotik)
37. Nosfocin (obat batuk)
38. Novalgin (pereda nyeri)
39. Obat Batuk Hitam 100 ml (obat batuk)
40. Obat Batuk Hitam 200 ml (obat batuk)
41. Obat Batuk Hitam (obat batuk)
42. OBH Sekar (obat batuk)
43. Omestan (pereda nyeri)
44. 50 Opilax (pencahar)
45. Opilax (pencahar)
46. Primperan (obat mual)
47. Ramadryl Atusin (obat batuk)
48. Renalyte (pengganti cairan tubuh)
49. Risperdal (anti psikotik)
50. Solac (pencahar)
51. Starlax (pencahar)
52. Suprachlor (antibiotika)
53. Suprachlor botol isi 60 ml (antibiotika)
54. Supramox (antibiotika)
55. Trimeta (antibiotika)
56. Ulsidex (obat maag)
57. Uni OBH (obat batuk)
58. Uni OBH 300 ml (obat batuk)
59. Univxon (obat cacing)
60. Vosea (obat mual)
61. Yekadryl Expectorant (obat batuk dan alergi)
62. Yekadryl Extra dulu 100 ml (obat batuk dan alergi)
63. Yekadryl Extra 55 ml (obat batuk dan alergi)
64. Zenirex (obat batuk)
65. Zincpro (obat diare)

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore