Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Februari 2024 | 22.44 WIB

Komentar Pedas Anies ke Erick Thohir yang Tanggapi Hoaks BUMN Akan Diganti Koperasi

Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan menyebut bahwa kebudayaan bukan hanya harus dipertahankan, tetapi juga dikembangkan. - Image

Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan menyebut bahwa kebudayaan bukan hanya harus dipertahankan, tetapi juga dikembangkan.

JawaPos.com - Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan memberi komentar pedas terhadap Menteri BUMN Erick Thohir yang mengomentari informasi hoaks bahwa pihaknya akan mengganti BUMN dengan koperasi bila terpilih sebagai Presiden RI. 

Ia menyebut Erick seperti orang yang tak memiliki pemikiran kritis terhadap informasi hoaks. Menurutnya, pemikiran BUMN dihapuskan atau diganti dengan koperasi sejak awal tak masuk akal.
 
"Jadi gini, ada jenis informasi yang kalau kita mendengar sudah langsung tahu itu masuk akal atau tidak. Nah kalau ada jenis informasi yang kita dengar tidak masuk akal, dan dikutip oleh yang memegang kewenangan, maka yang memegang kewenangan sedang tidak menggunakan akal sehat," ujar Anies dalam agenda "Desak Anies" di Semarang, Jawa Tengah, Senin (5/2).
 
 
Menurut Mantan Gubernur DKI Jakarta itu, tak mungkin pihaknya berpikir akan menghapus ataupun menggantinya dengan koperasi.
 
"Kan kira-kira, mana mungkin BUMN dihapus. Mana mungkin. Jadi ketika kemudian itu malah pak menterinya yang ngomong, lah memang menterinya gak berpikir kritis gitu? Di mana critical thinkingnya? Ini jelas tidak masuk akal," tegasnya.
 
Oleh karena itu, Anies menegaskan bahwa informasi yang kemudian dikomentari Erick itu adalah hoaks dan fitnah.
 
"Yang ingin saya sampaikan, bahwa itu tidak benar, itu fitnah dan fitnah yang tidak masuk akal," ungkapnya.
 
 
'Kemudian kami ingin tegaskan, BUMN ke depan adalah BUMN yang menjalankan fungsi negara," tandas Anies.
 
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengomentari pertanyaan wartawan terkait informasi Timnas AMIN yang hendak membubarkan BUMN dan digantikan dengan korupsi.
 
Menurut Erick, hal itu justru akan membuat banyak pengangguran baru dan jutaan orang yang kerja di BUMN akan kehilangan pekerjaannya.
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore