Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Februari 2024 | 22.41 WIB

Gunakan Bahasa Isyarat dalam Debat Capres, Ini Penjelasan Anies

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan menyampaikan gagasannya saat debat kelima Pilpres 2024 di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024). - Image

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan menyampaikan gagasannya saat debat kelima Pilpres 2024 di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024).

JawaPos.com - Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan mencuri perhatian dalam debat capres terakhir pada Minggu (4/2) lalu. Pasalnya, ia menggunakan bahasa isyarat saat membuka debat di sesi penyampaian sesi visi-misi.

Anies mengatakan, menggunakan bahasa isyarat dalam debat itu bukan hanya gimik semata. Ia menegaskan sudah sejak lama memperhatikan penyandang disabilitas saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. 
 
"Selama ini kami bekerja banyak dengan teman-teman penyandang disabilitas. Dan kami ketika bertugas di Jakarta, ya dekat dengan mereka. Boleh dicek lah sama teman-teman penyandang disabilitas," ujarnya kepada wartawan, Selasa (6/2).
 
 
"Jadi ini bukan dikerjakan karena ini lagi pilpres, ini meneruskan apa yang sudah dikerjakan selama ini," sambungnya.
 
Anies menegaskan bahwa penyandang disabilitas juga memiliki hak asasi yang perlu negara penuhi.
 
"Karena itulah kodenya kan sama seperti kemarin, saatnya perubahan," pungkasnya. 
 
 
Sebelumnya, Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan menggunakan bahasa isyarat saat memaparkan visi-misinya dalam debat capres terakhir di JCC Senayan, Jakarta Pusat. Hal itu berkenaan dengan tema inklusi yang turut dihadirkan dalam debat pamungkas ini.
 
Saat waktu pemaparannya dimulai, Anies tampak melihat ke kamera, kemudian telunjuk tangan kanannya menunjuk ke arah jam sambil mengetukannya berkali-kali. 
 
 
Setelah itu, ia menyatukan masing-masing jari telunjuk dan jempol di kedua tangannya dengan posisi tangan kanan mulanya di belakang dan tangan kiri di belakang. Kemudian posisi itu dibalikkan dalam waktu yang tak lama.
 
Adapun bahasa isyarat yang diperagakan Anies dalam pembuka debat itu bermakna "waktunya perubahan". 
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore