
JELANG PUNCAK HAJI: Umat Islam dari berbagai negara melaksanakan tawaf di Masjidilharam (5/7). Besok (8/7) semua jemaah akan melaksanakan wukuf di Padang Arafah. (AFP)
JawaPos.com – Isra Miraj merupakan mukjizat terbesar yang Allah Swt berikan kepada Nabi Muhammad SAW. Hanya dalam satu malam Rasulullah SAW melakukan perjalanan yang panjang dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa dan berlanjut ke Sidratul Muntaha. Peristiwa yang panjang itu tidak menutup kemungkinan banyak orang yang tidak mempercayainya.
Jika tidak berdasar keimanan, seseorang akan mustahil untuk bisa percaya kepada Rasulullah terhadap setiap apa yang disampaikan dalam peristiwa Isra Miraj. Seperti halnya orang kafir Quraisy yang selalu mencemooh dan menganggap peristiwa itu hanya dongeng belaka.
Memang benar peristiwa itu tidak bisa diterima akal sehat. Namun, keimanan yang kuat yang akan selalu percaya dan membenarkanya. Keimanan yang kuat itu berasal dari Sahabat Rasulullah SAW, Abu Bakar.
Abu Bakar menjadi orang pertama yang percaya terhadap peristiwa Isra Miraj. Bahkan, dia percaya sebelum kabar itu diceritakan kepadanya. Dari sinilah kemudian Abu Bakar mendapatkan gelar As-Siddiq yang berarti orang paling benar.
Kisah Abu Bakar Orang Pertama yang Percaya Peristiwa Isra Miraj
Dikutip melalui Nu.or.id, kala itu Abu Bakar yang belum mendengar kabar peristiwa itu didatangi oleh orang-orang kafir Quraish. Mereka, orang-orang kafir Quraish, lebih dulu mendengar kabar itu.
Bukan dalam hal kebaikan, justru orang-orang kafir Quraish itu hendak mengolok-olok Nabi Muhammad SAW dengan menyampaikan peristiwa itu kepada Abu Bakar yang bertujuan agar Abu Bakar merasa malu karena telah percaya dan iman kepada ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW.
Sesampainya di rumah Abu Bakar, mereka menyampaikan kisah perjalanan Rasulullah dari Makkah ke Baitul Maqdis dengan tempo yang sangat singkat.
Mendengar kisah itu, Abu Bakar tidak langsung membenarkan dan tidak pula mengingkarinya. Dia justru bertanya, “Apakah Rasulullah benar berkata demikian?”
“Iya,” jawab mereka. Orang kafir Quraisy itu terus berdebat dan mengolok-olok dengan mengatakan Abu Bakar tidak waras. Namun, dengan penuh ketegasan dan keyakinan Abu Bakar menjawab:
أَنَا صَدَقْتُهُ فِي خَبَرِ السَّمَاءِ فَكَيْفَ أُكَذِّبُهُ فِي ذَلِكَ، مَادَامَ قَالَ فَقَدْ صَدَقَ
Artinya, “Sungguh saya telah membenarkannya perihal kabar langit (Mi’raj), maka bagaimana mungkin saya mengingkarinya dalam peristiwa itu (Isra’). Selama (Rasulullah) berkata, maka sungguh dia benar.
Jawaban sahabat Abu Bakar itu kemudian dijadikan oleh para ulama tafsir bahwa iman yang benar adalah iman yang tidak mempertanyakan apa yang dilakukan oleh pembawa risalah. Semua percaya dan iman padanya sekali pun tidak masuk akal (Syekh Mutawalli, Tafsir wa Khawathirul Umam lisy Sya’rawi, [Darul Imam, 1997), juz I, halaman 2707).
Keimanan Sayyidina Abu Bakar memang menjadi satu-satunya sahabat Rasulullah yang selalu mendampingi perjuangan sejak Rasulullah diangkat menjadi nabi. Bahkan saat orang kafir Quraisy ingin membunuh Nabi, Abu Bakar adalah satu-satunya sahabat yang pergi mendampingi.
Tak hanya itu, keimanan Sayyidina Abu Bakar melebihi keimanan para sahabat lain. Bahkan melebihi semua umat Nabi Muhammad. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah dalam Hadist Riwayat At Tirmidzi dari sahabat Umar bin Khattab

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
