
Proyek fisik Tol Kediri - Tulungagung akses ke Bandara Dhoho rencananya akan digarap awal Februari ini. Namun lahan yang akan dikerjakan masih jauh dari kata siap. (Dok Radar Kediri)
JawaPos.com - Proyek fisik Tol Kediri-Tulungagung akses ke Bandara Dhoho rencananya akan digarap awal Februari ini. Namun lahan yang akan dikerjakan masih jauh dari kata siap.
Hingga minggu ke empat bulan Januari ini, tanah untuk tol yang sudah dibebaskan baru mencapai 35,40 persen. Untuk diketahui setidaknya ada empat kelurahan di Kota Kediri yang menjadi titik prioritas pembebasan tanah tol akses ke Bandara Dhoho.
Wilayah tersebut meliputi Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota kemduian di kelurahan Mojoroto, Gayam dan Bujel di Kecamatan Mojoroto.
Baca Juga: Yeo Jin Goo dalam Tahap Pembicaraan Untuk Ambil Peran Utama di Drama Korea Rom-Com Sejarah
Demi memenuhi kebutuhan tanah akses ke Bandara, panitia pengadaan tanah dari Kementerian PUPR harus membebaskan 644 bidang di Kota Kediri.
Luasnya mencapai 330 ribu meter persegi. Namun hingga saat ini yang sudah dibebaskan baru 228 bidang. "Progres tanah yang sudah dibebaskan baru 35,40 persen," ujar Ketua Tim Pembebasan Lahan, Linanda Krisni Susanti kepada Radar Kediri (JawaPos Group) dilansir Senin (22/1).
Perempuan yang akrab disapa Nanda menjelaskan tanah tol yang merupakan akses ke bandara memang menjadi prioritas untuk diselesaikan lebih awal. Kebetulan untuk Kelurahan Mojoroto semuanya terdampak untuk akses Bandara.
Karena itu dari empat kelurahan tersebut, Kelurahan Mojoroto juga jadi perhatian khusus. Sedikitnya ada 294 bidang tanah terdampak di Kelurahan Mojoroto.
Dengan tambahan musyawarah yang dilakukan minggu lalu menurut Nanda progres penilaian sudah mencapai 99 persen.
Baca Juga: Soal Royalti, Endah Widiastuti Tujuan Penggunaan Lagu
"Hanya kurang dua bidang saja yang belum musyawarah karena ada kendala. Salah satunya waktu tim appraisal turun, ada temuan terkait daftar nominatif," tambahnya
Lebih jauh Nanda menjelaskan minggu lalu warga terdampak tol di Kelurahan Mojoroto kembali mengikuti musyawarah selama tiga hari berturut-turut. Sebanyak 83 bidang diajak musyawarah pada Selasa (16/1) lalu.
Kemudian 55 bidang lainnya menyusul Rabu (17/1) adapun tiga bidang sisanya mengikuti musyawarah. Dari totalnya 141 pemilik bidang tanah itu, sebanyak 78 bidang di antaranya sudah menyetujui harga yang diajukan.
"Total uang ganti kerugiannya kurang lebih Rp 105 miliar," jelasnya.
Baca Juga: Telkom Gaet Indosat Ooredoo Hutchison Berdayakan Indonesia melalui Kemitraan Strategis antara NeutraDC dan BDx Indonesia
Sebelumnya Kasi Pengadaan Tanah dan Pengembangan BPN Kota Kediri, Tutur Pamuji menjelaskan dari musyawarah tersebut ada tiga bidang yang telah memasuki musyawarah tersebut ada tiga bidang yang telah memasuki musyawarah tahap ketiga.
Hasilnya baru satu bidang yang setuju. "Untuk musyawarah ketiga ini kan sudah musyawarah terakhir. Ada dua bidang yang masih belum setuju. Kami beri waktu 14 hari untuk menggugat di pengadilan," pungkasnya
Jika dalam waktu 14 hari itu mereka tidak mengajukan gugatan secara aturan pembayaran akan diselesaikan dengan konsinyasi. Yakni dengan menitipkan uang ganti kerugian di pengadilan setempat.
Terkait 78 bidang lainnya yang sudah menyetujui menurut pria asal Jember itu pihaknya akan segera menjadwalkan pembayaran uang ganti rugi. Hal tersebut dilakukan setelah panitia lebih dulu melakukan validasi berkas kepemilikan tanah.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
