Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Januari 2024 | 14.15 WIB

Buya Syakur Meninggal dunia, Wapres Ma’ruf Amin Ungkapkan Duka yang Mendalam

Buya Syakur - Image

Buya Syakur

JawaPos.com - Indonesia kembali kehilangan ulama kharismatik asal dari Indramayu, ulama tersebut K.H. Syakur Yasin, atau akrab disapa Buya Syakur.

Buya Syakur meninggal dunia pada hari Rabu, (17/1) pukul 02.00 dini hari WIB. meninggalnya Buya Syakur di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Cirebon, Jawa Barat.

Meninggalnya Buya Syakur merupakan duka yang mendalam bagi Indonesia, atas kehilangan ulama yang karismatik.

Duka tersebut juga dirasakan oleh Wakil Presiden (Wapres) RI K.H. Ma’ruf Amin yang merasa kehilangan, sebagaimana dikutip JawaPos.com dari laman resmi wapresri.go.ig yang merasa berduka atas meninggalnya ulama Indramayu tersebut.

K.H. Ma’ruf Amin juga turut menyampaikan ucapan belawa sungkawa atas wafatnya Buya Syakur sebagai penyebar risalah Islam.

“Saya mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Prof. Dr. K.H. Abdul Syakur Yasin,” ungkap K.H. Ma’ruf Amin.

Wapres mengenal Buya Syakur sebagai orang yang memiliki kecerdasan atas penyebaran risalah agama Islam, selain itu Buya Syakur dikenal sebagai ulama kharismatik.

“Beliau bukan hanya penyebar risalah agama Islam, melainkan juga pembawa pesan kebijaksanaan dan cinta kasih untuk sesama,” ujar K.H. Ma’ruf Amin.

Buya syakur juga sebagai ulama yang sangat dicintai oleh masyarakat, menjadikan Buya Syakur mewariskan kebaikan dan keilmuan yang akan dikenang.

“Kepada segenap keluarga Buya Syakur, khususnya keluarga besar Pondok Pesantren Cadangpinggan, Kertasemaya, Indramayu, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ucapnya.

Kehilangan Buya Syakur sebagai ulama teladan bagi bangsa Indonesia, juga dikenal dengan kecerdasan yang luar biasa.

Sehingga kepergian Buya Syakur tidak terbatas keluarga yang merasa kehilangan, dunia keagamaan Indonesia juga merasakan kehilangan.

“Semoga almarhum, Al maghfurlah, Buya Syakur diampuni segala kekhilafannya, diterima segala amal kebaikannya, dan ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah SWT,” pungkasnya mendoakan.

Dikutip dari laman NU Online, Buya Syakur yang lahir pada 1948 di Desa Tulungagung, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat tersebut merupakan tokoh ulama dengan kecerdasan yang luar biasa.

Buya Syakur memiliki pengalaman yang luas, setelah belasan tahun mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Babakan, Ciwaringin, Cirebon, Buya Syakur berkelana dari satu negara ke negara lain untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore