
SOSOK: Buya Syakur, Meninggal Dunia Hari Ini. (RADAR KUDUS JAWA POS)
JawaPos.com - Ulama karismatik tanah air sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Cadangpinggan, Indramayu, Jawa Barat, KH. Abdul Syakur Yasin dikabarkan wafat pada hari ini, Rabu (17/1).
Buya Syakur, sapaan akrabnya, meninggal dunia di RS Mitra Plumbon pada Rabu (17/1) dini hari pukul 1.30 WIB.
“Assalamualaikum wr wb.. Kabar Duka Inalillahi wainailaihi rojiun telah berpulang ke rahmatulloh RUHINA WAMUROBINA ABUYA ABDUSYAKUR YASIN MA malam ini pukul 01.30 di RS MITRA PLUMBON,” demikian keterangan yang disiarkan lewat sosial media Ponpes, dikutip dari Radar Kudus (Jawa Pos Group).
Mengenal Sosok Buya Syakur
Buya Syakur merupakan ulama tersohor tanah air, yang lahir pada 10 Mei 1960 silam. Sejak kecil, sepanjang hidupnya, ia selalu berada di lingkungan yang selalu menerapkan ilmu-ilmu agama yang sarat.
Selain itu, Buya Syakur juga menempuh pendidikan berbagai disiplin ilmu agama. Ia diketahui menamatkan pendidikan tingginya di salah satu pesantren terkemuka di Indonesia.
Keilmuan itu kemudian diamalkannya dalam forum-forum dakwah, baik di dalam pesantren maupun di tengah masyarakat.
Buya Syakur berperangai ramah, rendah hati, bersahaja dan berwibawa. Ia selalu tawadhu dalam menjalankan kehidupannya bersama masyarakat dan para santri, dengan penuh ketenangan dan keihklasan.
Bukan itu saja, Buya Syakur juga menjadi sosok yang memberi kontribusi besar dalam pengembangan spiritualitas di Indonesia.
Tak heran, ia selalu menjadi jujugkan banyak orang yang ingin menerapkan kehidupan yang seimbang antara spiritualitas dan duniawi.
Sosok Buya Syakur seolah jadi role mode bagi para santri dan masyarakat. Tidak sedikit orang yang merasa terinspirasi olehnya, hidup dengan kerendahan hati, ketenangan, dan penuh keikhlasan.
***

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
