
Photo
JawaPos.com - Sengketa merek Goto antara PT Terbit Financial Technology dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek masih berlanjut. Terbaru, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI mengabulkan permohonan merek Goto yang diajukan Gojek.
Kuasa Hukum PT Terbit, Alfons Loemau mengkritisi keputusan Kemenkumham tersebut. Sebab kliennya adalah pemilik merek Goto dengan sertifikat merek Nomor IDM00085218 kelas 42 per tanggal 10 Maret 2020. Sehingga ada kesamaan pokok merek milik kliennya dengan milik PT Karya Anak Bangsa.
“Bagaimana mungkin di kelas yang sama ada dua merek? Ini jelas menyalahi azas first to file, yang harusnya diberikan Dirjen Kekayaan Intelektual kepada merek GOTO milik PT Terbit Financial,” kata Alfons kepada wartawan, Selasa (8/3).
Atas dasar itu, PT Terbit berencana mengajukan upaya hukum untuk menyikapi keputusan Kemenkumham tersebut. Karena kejadian ini dianggap telah menyalahi aturan.
“PT Terbit Financial yang lebih dahulu mendaftar merek Goto dan seharusnya dilindungi justru malah tidak mendapatkan perlindungan, ada apa?" kata Alfons.
Lebih lanjut, Alfons menuturkan, PT Terbit memiliki bukti kuat sebagai pemilik merek Goto yang sah. Berdasarkan sertifikat yang dimiliki, merek Goto menjadi hak PT Terbit sampai 10 Maret 2030.
Azas first to file yang dianut di Indonesia juga sangat jelas memberikan perlindungan hukum terhadap merek yang mendaftar terlebih dahulu. Seharusnya kata Alfons, Dirjen Kekayaan Intelektual tidak mengabulkan izin kepada siapapun yang mendaftarkan merek dengan memiliki persamaan pada pokoknya maupun sebagian kepada pendaftar baru.
“Sekarang ini kami merasa tidak ada kepastian hukum dalam berbisnis di Indonesia dengan adanya skandal merek ini,” tukasnya.
Di sisi lain, PT Terbit membantah berusaha menjegal bisnis maupun inovasi yang dibuat oleh PT Karya Anak Bangsa. "Silakan berbisnis namun berbisnislah dengan etika dan memperhatikan norma yang berlaku, jangan main serobot merek milik orang lain,” ucap Alfons.
“Merek goto yang digunakan oleh PT Aplikasi Karya Anak Bangsa menggunakan penulisan yang sama dan identik dengan merek GOTO” milik PT Terbit Financial yang juga menggunakan unsur susunan huruf berupa g-o-t-o”, pungkasnya.
Sementara itu, Kuasa Hukum Gojek, Juniver Girsang menyatakan akan menempuh jalur hukum dalam sengketa merek GoTo. Dia menilai PT Terbit telah berupaya menghambat kemajuan Gojek dan Tokopedia.
Juniver menyebut kliennya memiliki hak penuh atas merek GoTo. "Ekstremnya, tanpa alas hak, Terbit Financial Technology juga melarang klien kami menggunakan merek goto atau goto financial untuk alasan dan keperluan apapun juga," kata Juniver dalam keterangan tertulis.
Juniver mengungkapkan, kliennya memilik hak penuh untuk menggunakan merek GoTo dalam kelas barang dan jasa nomor 9, 36, dan 39. "Jadi tidak benar bila ada pihak lain yang mengaku sebagai satu-satunya pemilik merek GOTO," tegasnya.
Diketahui, PT Terbit Financial Technology juga telah melaporkan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek dan PT Tokopedia ke Polda Metro Jaya. Laporan ini terkait penggunaan nama GoTo yang diduga memiliki kesamaan dengan produk milik pelapor.
Laporan ini diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/5083/X/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 13 Oktober 2021. Adapun terlapornya yakni PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, PT Tokopedia, beserta para CEO perusahan tersebut.
Gugatan dilakukan karena Gojek dan Tokopedia menggunakan nama produk yang sama yaitu GoTo. Perbedaan hanya terletak pada penggunakan huruf kapital. Sedangkan penulisan dan pelafalannya sama.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
