Contraflow di mulai KM 21+800 - KM 11+600 ruas tol Jagorawi arah Jakarta
JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengumumkan telah diberlakukan contraflow mulai dari Km 21+800 - KM 11+600 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta sejak pukul 11.50 WIB.
Contraflow dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas yang terjadi di ruas Tol Jagorawi pada momen arus balik Libur Tahun Baru yanh jatuh hari ini, Senin (1/1).
"Untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas yang terjadi di Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta, atas diskresi Kepolisian, Diberlakukan contraflow mulai dari Km 21+800 - KM 11+600 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta sejak pukul 11.50 WIB," kata Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Alvin Andituahta Singarimbun, dalam keterangan resmi, Senin (1/1).
Lebih lanjut, Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan untuk mengantisipasi rute perjalanan agar dapat mengoptimalkan rekayasa lalu lintas yang sedang berlaku.
Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol.
"Selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan. Perbaharui informasi lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group melalui call center 24 jam Jasa Marga 14080 atau melalui aplikasi Travoy," jelasnya.
Untuk diketahui, Jasa Marga memprediksi puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan terjadi pada hari ini, Senin 1 Januari 2023. Pihaknya memprediksi ada sebanyak 140 ribu kendaraan yang akan kembali ke Jabotabek dari arah Timur atau Trans Jawa.
Jumlah tersebut akan meningkat 28 persen dari puncak arus mudik Nataru pada tahun lalu yang mencapai 110 ribu kendaraan. Adapun total jumlah kendaraan yang akan kembali ke Jabodetabek pada momen libur Nataru kali ini diprediksi mencapai 240 ribu kendaraan atau naik 19 persen terhadap Nataru 2022/2023 atau naik 75 persen terhadap lalin normal.
Jumlah tersebut merupakan kumulatif arus lalin dari empat (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).