
ILUSTRASI - BUDIONO/JAWA POS
JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan, kekerasan seksual pada anak masih sering terjadi hanya fenomena gunung es. Artinya, masih belum sepenuhnya terbuka.
"Fenomena kekerasan anak maupun perempuan itu fenomena gunung es, seandainya ada penurunan (kasus) itu kan yang terungkap, tapi yang tidak terungkap masih banyak," ungkap dia di kantornya, Rabu (29/12).
Menurutnya, ada sejumlah hal yang membuat pengentasan kasus kekerasan seksual ini terkendala. Salah satunya adalah persoalan infrastruktur. "Karena itu perlu disiapkan betul perangkat infrastruktur yang sekarang kita masih belum bagus betul, karena perhatian Indonesia ini terhadap masalah perlindungan anak dan perempuan ini masih hal yang baru, belum lama, baru 20 tahun terakhir," tutur dia.
Lalu, kendala selanjutnya terkait masalah anggaran. Muhadjir mengungkapkan bahwa anggaran yang ada saat ini masih terlalu kecil untuk bisa meminimalisir kekerasan seksual anak dan perempuan.
"Masalah anggaran aja masih sulit, baru periode ini aja bapak presiden secara khusus memberikan perhatian sehingga ada penambahan anggaran yang cukup, walaupun masih jauh, tapi lumayan lah. Ada dana alokasi khusus (DAK) Rp 120 milliar, ini masih memprihatinkan kita," sampainya.
Selain itu, dirinya juga menyinggung masalah payung hukum yang masih belum disah-kan, yakni Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS). Ia mengharapkan agar regulasi tersebut segera diresmikan.
"Kita berharap itu (RUU TPKS) juga segera disahkan. Kalau ada hal-hal yang kontroversi cari solusi yang baik. Jangan sampai hanya beberapa perbedaan (dalam merancang RUU TPKS) itu membuat hal itu tertunda, yang berisko karena ini mendesak," pungkas Menko PMK. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
