
DISAMBUT MERIAH: Calon presiden Ganjar Pranowo mengunjungi masyarakat Donggala, Sulawesi Tengah, pada Senin (4/12).
JawaPos.com - Kedatangan calon presiden (capres) 2024 Ganjar Pranowo ke Donggala, Sulawesi Tengah, pada Senin (4/12) mendapat sambutan yang luar biasa meriah. Ribuan warga rela berpanas-panasan di luar ruangan Gedung Oasis Donggala demi bertemu mantan gubernur Jawa Tengah dua periode itu.
Ganjar memang bukan orang asing bagi warga Donggala. Mereka tidak pernah lupa kebaikan yang pernah ditorehkan Ganjar di sana. Saat bencana alam gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi di Palu, Donggala, dan Sigi pada 2018, Ganjar datang dengan membawa bantuan.
"Kami masih ingat tahun 2018 saat Pak Ganjar mengunjungi kami. Bapak datang membawa bantuan dari Jawa Tengah. Bapak membangun sekolah dan tempat ibadah untuk kami yang sedang berduka. Itulah mengapa, kami warga Sulteng ini jatuh cinta kepada Bapak,’’ ucap mantan Wakil Bupati Donggala Vera Elena.
Meski bukan orang yang berkewajiban membantu, Ganjar saat itu datang dari Jawa Tengah dengan membawa bantuan kemanusiaan. Personel diterjunkan untuk membantu evakuasi. Selain itu, bahan infrastruktur dikirim untuk membangun sekolah dan tempat ibadah yang baru.
’’Saat bencana, Bapak datang bawa bantuan. Ketika meresmikan bangunan sekolah dan tempat ibadah, Bapak juga hadir. Hari ini, Bapak kembali datang mengunjungi kami. Itu menunjukkan bahwa Bapak memang sangat perhatian kepada masyarakat Donggala,’’ ucapnya disambut tepuk tangan riuh masyarakat.
Seorang warga Donggala bernama Dewi membenarkan hal itu. Wanita berusia 50 tahun tersebut melihat betapa Ganjar sangat dicintai masyarakat Donggala karena kepeduliannya saat bencana alam menimpa mereka.
’’Beliau sosok panutan yang paling kami kagumi. Saat bencana alam, Pak Ganjar datang dan membantu kami. Beliau membangun sekolah dan tempat ibadah yang sangat bermanfaat untuk kami. Sampai kapan pun, kami tak akan pernah lupakan,’’ ucapnya.
Sementara itu, Ganjar mengaku memiliki hubungan emosional dengan Palu, Sigi, dan Donggala. Bagi dia, wilayah tersebut selalu ada di hatinya. Hubungan itu terjalin ketika bencana melanda daerah tersebut pada 2018, Ganjar mengirimkan personel dan bantuan dari Jawa Tengah. ’’Waktu saya ke sini hari ini, banyak teman relawan dari Jateng yang antusias. Ada yang dari PMI, Baznas, Tagana, dan lainnya WA saya,’’ ucap Ganjar.
Dia menceritakan, saat bencana terjadi, dirinya tergerak untuk datang dan mengirimkan bantuan. Delapan sekolah dan sejumlah tempat ibadah dia bangun di tempat itu. ’’Terjadi silaturahmi yang erat antara Donggala dan Jawa Tengah. Bahwa sebenarnya kita bersaudara. Coba kalau itu terjadi di seluruh Indonesia, maka tidak ada yang bisa mengganggu persatuan Indonesia,’’ tegasnya. (als/c7/wir)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
