Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Desember 2023 | 04.04 WIB

Anies Janjikan Bangun Kereta Doubletrack, Saat Hadiri Dialog Kebangsaan di Bandar Lampung

Calon Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan saat berbincang dengan para mahasiswa dan masyarakat di Bandarlampung. Kamis, (7/12/2023). Sumber: (ANTARA/Dian Hadiyatna)

JawaPos.com - Anies Raysid Baswedan atau akarab dikenal dengan Anies Baswedan menjanjikan bangun transportasi umum yang bisa menjangkau seluruh wilayah Lampung.

Calon Presiden yang berlaga di Pilpres tahun depan tersebut ingin mewujudkan jalur kereta api (KA) doubletrack di Provinsi Lampung, guna mempersingkat waktu perjalanan baik untuk logistik maupun penumpang.

"Kami ingin bangun jalur kereta api double track yang sekarang sudah ada di Lampung hanya ada satu jalur sehingga jarak 300 kilometer ditempuh dengan 9 jam," kata Anies dalam kegiatannya di Bandar Lampung, Kamis (7/12) dilansir dari Antara.

Adapun transportasi umum yang dimaksud yakni kereta doubletrack Bakauheni-Tanjungkarang-Kertapati (Lampung Palembang).

Kemudian Anies juga turut menambahkan terkait kondisi jalan di Lampung.

Menurut Mantan Gubernur DKI Jakarta itu, permasalahan jalan ini anggaran yang dikeluarkan harus proporsional agar prinsip-prinsip keadilan terpenuhi.

"Ini prinsip yang selalu kami pegang selama bertugas. Satu kata saja keadilan saat keadilan itu diterapkan dalam mobilitas, maka pertanyaannya adalah apakah kita mengalokasikan anggaran yang cukup antara jalan berbayar dan tak berbayar,"  kata dia.

"Kalau tidak yang menikmati jalan berbayar hanya kendaraan roda empat ke atas sedangkan roda dua ke bawah tidak," lanjutnya.

Perlu diketahui, pada hari Kamis (7/12), Anies Baswedan berkunjung ke Kampus Malahayati untuk menghadiri dialog kebangsaan bersama mahasiswa ditemani oleh pihak dari Bawaslu Bandar Lampung.

Bawaslu Bandar Lampung mengatakan bahwa guna mengantisipasi adanya kampanye di Kampus Malahayati, Bawaslu sudah memberikan imbauan sehari sebelumnya kepada tim kampanye daerah bahwa selain hari Sabtu dan Minggu tempat pendidikan tak boleh dipakai sebagai lokasi kampanye.

Selama memantau Capres Anies di Malahayati, Bawaslu Bandar Lampung tidak menemukan alat peraga kampanye (APK) di lingkungan kampus swasta ini.

"APK juga tidak kami temukan, artinya memang itu bukan kampanye. Karena memang pemberitahuan ke kami di Malahayati hanya kunjungan untuk dialog kebangsaan, namun memang harus diawasi," kata Oddy Marsa JP, anggota Bawaslu Bandar Lampung, Kamis (7/12).

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore