Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Desember 2023 | 04.43 WIB

Kepolisian Resmi Tutup Operasi Pencarian Korban Erupsi Gunung Marapi, 52 Pendaki Dalam Kondisi Selamat 

Tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki meninggal dari puncak Gunung Marapi, Sumbar, pada Selasa (5/12). (Antara/ HO-Tim )

 

JawaPos.com - Polda Sumatera Barat resmi menutup operasi pencarian korban erupsi Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam.

Wakapolda Provinsi Sumbar Brigjen Polisi Edi Mardiyanto mengatakan, pihaknya menutup operasi pencarian tersebut karena seluruh korban yang terdata di sistem booking online Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumbar telah ditemukan.  
 
"Mulai malam ini seluruh tim yang ikut dalam operasi pencarian akan kembali ke satuan masing-masing," kata Wakapolda Brigjen Polisi Edi Mardiyanto di Kabupaten Agam, Rabu (6/12) malam seperti dikutip dari Antara.
 
Rinciannya, 52 pendaki dalam kondisi selamat dan sisanya dinyatakan meninggal dunia. Seluruh korban meninggal telah dibawa ke Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi untuk dilakukan pencocokan data (identifikasi) oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumbar.  
 
Wakapolda juga menegaskan pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terkait telah menutup seluruh jalur pendakian Gunung Marapi pascaerupsi pada Minggu (3/12).  
 
Langkah itu ditempuh untuk menghindari jatuhnya korban jiwa. Apalagi hingga kini gunung setinggi 2.891 meter dari permukaan laut (Mdpl) itu masih dalam kategori waspada atau level II. 
 
 
Sementara itu, untuk masyarakat yang bermukim di sekitar kaki gunung, ia telah meminta kepala daerah, kapolres dan dandim untuk selalu mewaspadai kemungkinan erupsi.  
 
Sedangkan bagi masyarakat yang diduga masih kehilangan anggota keluarga di kawasan Gunung Marapi dapat melapor ke RSAM Bukittinggi. 
 
Rumah sakit tersebut juga dijadikan sebagai lokasi identifikasi data jenazah dengan perwakilan keluarga korban.
 
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan operasional untuk penanganan bencana erupsi Gunung Merapi sebesar Rp 250 juta.
 
Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah, Rabu (6/12) mengatakan dana tersebut digunakan untuk dukungan operasional penanganan bencana alam erupsi Gunung Marapi.
 
Ia mengatakan kedatangan tim BNPB ke Kabupaten Agam adalah untuk menyalurkan bantuan serta meninjau kondisi terkini bencana erupsi Gunung Marapi.
 
"Kami juga melihat bagaimana penanganan bencana, khususnya terhadap korban," katanya.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore