
STATUS WASPADA: Erupsi Gunung Marapi Minggu (3/12) berdampak hujan abu vulkanis di wilayah Kota Bukittinggi dan beberapa wilayah di Kabupaten Agam. (SY RIDWAN/PADANG EKSPRES)
JawaPos.com - Gunung Marapi merupakan gunung api aktif di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat yang memiliki ketinggian 2.891 mdpl.
Gunung Marapi meletus pada Minggu (3/12) dengan kolom abu yang melambung setinggi 3.000 meter.
Sehari setelahnya, Senin (4/12), Gunung Marapi kembali erupsi dengan kolom letusan abu sekitar 800 meter ke arah barat daya.
Akibat letusan Gunung Marapi, Kepala SAR Padang Abdul Malik mengungkapkan hingga Senin (4/12/2023) pagi, sebanyak 11 orang pendaki dilaporkan meninggal dunia, dan 12 orang masih dalam proses pencarian.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengimbau masyarakat yang ada di sekitar Gunung Marapi untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu tentang Gunung Marapi.
Masyarakat diharapkan untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak abu vulkanik bagi kesehatan.
Serta mengamankan sarana air bersih dan membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.
Rentetan Erupsi Gunung Merapi
Dikutip dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mengutip keterangan PVMBG, terungkap bahwa gejala peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Marapi yang dapat terjadi erupsi bersifat eksplosif sudah berlangsung sejak Januari 2023.
Maka, status tetap di level II (Waspada) karena sewaktu-waktu dapat erupsi seperti yang terjadi kemarin.
Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh hingga 16 November 2023, tingkat aktivitas Gunung Api Merapi masih tetap pada Level Il (Waspada) dengan rekomendasi yang disesuaikan dengan potensi ancaman bahaya terkini.
Berdasarkan Data Global Volcanism Program, Smithsonian Institution, seperti dikutip dari laman Padek, sepanjang sejarah letusan Gunung Merapi, belum pernah terjadi aliran lava di luar kawah puncak.
Catatan kejadian yang dilansir dari BNPB, gunung api ini pernah erupsi pada 8 September 1830 dengan mengeluarkan awan berbentuk kembang kol abu-abu kehitaman dengan ketebalan 1.500 meter di atas kawahnya, disertai dengan suara gemuruh.
Kemudian letusan pada 30 April 1979, yang pada saat itu dilaporkan sebanyak 60 orang meninggal dunia akibat letusan Gunung Marapi dan disebutkan juga 19 orang pekerja penyelamat terperangkap oleh tanah longsor.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
