Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Juli 2021 | 19.16 WIB

Survei: Baru 36 Persen Orang Tua yang Atur Anaknya Pakai Masker Dobel

Forum Komunikasi Masyarakat Pademangan membagikan masker anak di Perkampungan Padat Pademangan, Jakarta, Kamis (1/7/2021). Pembagian masker ini bertujuan mencegah seiring bertambahnya pasien anak  akibat Covid 19 . FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS - Image

Forum Komunikasi Masyarakat Pademangan membagikan masker anak di Perkampungan Padat Pademangan, Jakarta, Kamis (1/7/2021). Pembagian masker ini bertujuan mencegah seiring bertambahnya pasien anak akibat Covid 19 . FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

JawaPos.com - Anak kini lebih banyak menjadi sasaran Covid-19 varian Delta. Sebagian di antaranya meninggal dunia. Maka orang tua diminta untuk menerapkan protokol kesehatan ketat pada anak termasuk saat mereka bermain. Salah satunya pemakaian masker. Kampanye pemakaian masker dobel pada anak juga mulai gencar dilakukan.

Khawatir dengan peningkatan kasus Covid-19 pada anak, mayoritas orang tua menjadi lebih ketat menjalankan protokol kesehatan dan melindungi keluarga dari Covid-19. Dalam survei, 100 persen responden membatasi diri seminimal mungkin keluar rumah.

Mereka menunda atau membatalkan acara dan liburan yang sudah direncanakan. Data survei Teman Bumil juga menunjukkan 87 persen orang tua melarang anak bermain keluar rumah.

Baca Juga: Hari Anak Nasional, 1.020 Anak Terima Remisi dari Ditjen PAS

"Karena kasus yang sedang melonjak, maka memang sebaiknya anak tidak boleh keluar," jelas Dokter Spesialis Anak dr. Lucia Nauli Simbolon, SpA dalam keterangan tertulis, Jumat (23/7).

Penggunaan masker juga disarankan dilakukan di dalam rumah, untuk menghindari klaster rumah tangga. Survei juga menunjukkan bahwa mayoritas orang tua sudah memakaikan anak masker jika mereka keluar rumah.

Namun, 64 persen di antaranya masih hanya memakaikan satu masker. Sementara 36 persen lainnya sudah memakaikan anak masker dobel. Menurutnya, kalau memang terpaksa sekali harus keluar rumah, pertama pastikan hindari kerumunan.

"Kemudian, idealnya anak pergi keluar dengan ruangan ventilasi dan pencahayaan yang cukup. Pemakaian masker sesuai anjuran, harus menggunakan masker dobel," jelas dr. Lucia.

Menurutnya, penggunaan masker double dipertimbangkan pada anak dengan usia yang lebih besar, kalau memang terpaksa keluar rumah. Maskernya juga harus menutupi bagian hidung dan mulut.

Pemakaian masker ganda yang dianjurkan adalah masker medis dilapisi masker kain. Masker medis harus diganti setiap empat jam.

“Yang terpenting adalah sebaiknya untuk sementara waktu itu ini tinggal di rumah saja, demi keamanan ibu, keluarga, dan si kecil,” jelas dr. Lucia.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore