Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 November 2023 | 16.00 WIB

Bertemu Pimpinan Ponpes Se-Sumut, Ganjar Sebut Pentingnya Peran Tokoh Agama untuk Bangsa

AKRAB: Ganjar Pranowo bersilaturahmi dengan pimpinan ponpes se-Sumatera Utara di Pesantren Darularafah Raya, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (10/11). - Image

AKRAB: Ganjar Pranowo bersilaturahmi dengan pimpinan ponpes se-Sumatera Utara di Pesantren Darularafah Raya, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (10/11).

JawaPos.com - Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo bersilaturahmi dengan pimpinan-pimpinan pondok pesantren (ponpes) se-Sumatera Utara di Pesantren Darularafah Raya, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat (10/11) malam. Dalam kesempatan itu, Ganjar mengatakan bahwa peran tokoh agama sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam menyelesaikan berbagai masalah di masyarakat.

Mantan gubernur Jawa Tengah dua periode itu selalu melibatkan para ulama dalam mengambil kebijakan. ”Suatu ketika saya jadi gubernur Jawa Tengah, persoalan yang ada di masyarakat itu gampang diselesaikan ketika tokoh agama ini berkumpul, bertemu, dan berdialog seperti ini,” ujarnya.

Ganjar kemudian menceritakan suatu ketika mendapatkan aduan berbagai masalah yang ada di masyarakat terkait dengan kebutuhan finansial seperti belum bayar cicilan, terlilit utang, hingga biaya rumah sakit. Ganjar mengakui saat itu APBD Jawa Tengah terbatas, terutama saat pandemi Covid-19. Ganjar kemudian berdiskusi dengan tokoh agama dalam pengembangan zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan pegawai Pemprov Jateng.

Data yang diperoleh, dari sekitar 40 ribu pegawai Pemprov Jateng, zakat diperoleh hanya sekitar Rp 100 juta sampai Rp 200 juta. Hal itu dinilai belum maksimal. Maka, saat itu Ganjar menggandeng ulama dan ustad untuk memberikan ceramah tentang zakat. Tak sampai dua bulan, semua pegawai Pemprov Jateng yang beragama Islam sepakat untuk membayar zakat secara rutin.

Hasilnya, pegawai Pemprov Jateng memberikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan perolehan mencapai Rp 6 miliar per bulan. Hingga sekarang berkembang seperti saat ini. ”Saya minta para ulama tiap hari keliling ke seluruh dinas, sebelum bekerja mereka kasih kultum, cukup dua bulan. Pegawai langsung bilang iya (bayar zakat). Dulu dari Rp 200 juta, alhamdulillah sekarang Rp 6 miliar. Kemudian sekarang berkembang besar,” kata Ganjar.

Untuk diketahui, penerimaan zakat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada 2022 mencapai Rp 82,5 miliar. Baznas Jateng menaksir capaian pada 2023 bisa mencapai Rp 100 miliar. Menurut Ganjar, zakat yang diberikan itu disalurkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di masyarakat seperti penanganan kemiskinan ekstrem, bantuan sosial, hingga untuk penurunan angka stunting.

Sementara itu, pimpinan umum Pesantren Darularafah Raya KH Indra Porkas Lubis mengajak para pimpinan ponpes untuk mendoakan Ganjar Pranowo menjadi presiden Indonesia periode 2024–2029. Selain KH Indra Porkas, acara tersebut juga dihadiri pimpinan harian Santri Pembela Nusantara Idat Darussalam hingga pimpinan Pesantren Taruna Al Qolam Deli Serdang Ari Handoko. (als/c19/wir)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore