
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta.
JawaPos.com – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri akhirnya buka suara perihal situasi politik pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan batas usia capres-cawapres.
Dalam pidato politik bertema Suara Hati Nurani, Mega menyoroti MK, situasi demokrasi, hingga ancaman kecurangan Pemilu 2024.
”Apa yang terjadi di Mahkamah Konstitusi akhir-akhir ini telah menyadarkan kita semua bahwa berbagai manipulasi hukum kembali terjadi,” tegas Mega. Dia menengarai itulah akibat dari praktik kekuasaan yang telah mengabaikan kebenaran hakiki dan politik atas dasar nurani. Karena itu, menjelang Pemilu 2024, dia meminta kader dan rakyat untuk mengawal dengan nurani dan sepenuh hati demi menghasilkan pemimpin terbaik. Juga, memastikan pemilu berjalan demokratis.
”Rakyat jangan diintimidasi seperti dulu lagi. Jangan biarkan kecurangan pemilu yang akhir-akhir ini terlihat mulai terjadi lagi,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Nusron Wahid merespons berbagai tudingan yang menyasar Prabowo-Gibran. Dia menepis jika KIM akan melakukan kecurangan pemilu berupa pengerahan aparat hingga dugaan nepotisme.
Dia menghormati Megawati sebagai presiden kelima RI. Meski begitu, dia meminta Mega bicara fakta. Jangan membuat kabar burung atau hanya berdasar informasi-informasi yang tidak jelas. ”Buktikan kalau memang ada penyelewengan dan kecurangan,” tegasnya.
Beberapa Tokoh Sowan ke Gus Mus
BERI KETERANGAN: Dari kiri, Wahyu Salvana, Erry Riyana Hardjapamekas, Lukman Hakim Saifuddin, Aliflman Nurlambang, Goenawan Mohamad, Omi Komariah, Romo Benny Susetyo, dan Nong Mahmaad.
Sejumlah tokoh nasional kemarin (12/11) sowan ke kediaman KH Mustofa Bisri (Gus Mus) di Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, para tokoh yang datang, antara lain, mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, sastrawan Goenawan Mohamad, Romo Benny Susetyo, dan Omie Komariah. Di depan ndalem, rombongan disambut Wahyu Salvana, menantu Gus Mus.
Setelah itu, mereka masuk dan pertemuan berlangsung tertutup sekitar 1,5 jam. Selanjutnya, keterangan kepada awak media tentang pertemuan tersebut dilaksanakan di tempat terpisah. Tidak berada di lingkungan pondok.
Goenawan Mohamad saat memberikan keterangan menyampaikan, kunjungan ke Gus Mus kemarin bertujuan sowan dan berbagi rasa. Menurut dia, saat ini terdapat banyak kebohongan.
”Karena kesetiaan bisa dibeli. Kedudukan bisa dibeli. Menjelang pemilihan presiden, menurut saya makin mencemaskan,’’ jelasnya.
Omie Komariah juga menyatakan demikian. Saat bertemu Gus Mus, dia mencurahkan isi hatinya soal korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) yang diperjuangkan saat reformasi, ternyata tidak ditunaikan secara sungguh-sungguh. ”KKN justru semakin menggurita dalam penyelenggaraan negara,’’ kata istri Nurcholis Madjid itu.
Sebelum kedatangan para tokoh tersebut, menantu Gus Mus, Wahyu Salvana, menegaskan bahwa pertemuan itu sebatas sowan biasa. ”Sowan layaknya tamu-tamu biasa. Kebetulan Abah punya waktu kosongnya hari ini (kemarin, Red),’’ katanya.(far/idr/vah/lin/c14/c7/oni)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
