Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 November 2023 | 21.15 WIB

Pertamina Patra Niaga Berkolaborasi dengan Kejaksaan Kawal Proyek Strategis Nasional di Bima dan Kupang

PT Pertamina Patra Niaga menandatangani Pakta Integritas dengan Kejaksaan Agung khususnya Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS). - Image

PT Pertamina Patra Niaga menandatangani Pakta Integritas dengan Kejaksaan Agung khususnya Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS).

JawaPos.com–PT Pertamina Patra Niaga menandatangani Pakta Integritas dengan Kejaksaan Agung khususnya Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS). Hal itu untuk mengawal proses pembangunan Terminal LPG di Bima, Nusa Tenggara Barat; dan Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan mengatakan, Pertamina Patra Niaga mengemban tugas dan amanah menjaga ketahanan dan menyalurkan energi di seluruh negeri. Salah satunya lewat hadirnya terminal LPG di wilayah Indonesia Timur.

Terminal LPG Bima dan Kupang akan mendukung terwujudnya availability, accessibility, dan affordability energi khususnya LPG di wilayah NTB dan NTT. Penyelesaian PSN ini menjadi penting karena besarnya manfaat ketersediaan energi yang berkeadilan bagi masyarakat bahkan sampai pelosok,” jelas Riva.

Terminal LPG Bima dibangun dengan kapasitas 1 tangki berukuran 1.000 metrik ton (MT). Sedangkan Terminal LPG Kupang dibangun 2 tangki yang masing-masing berukuran 500 MT.

Menurut dia, beroperasinya Terminal LPG Bima dan Kupang akan memperkuat rantai distribusi dan memperkuat ketahanan stok LPG untuk wilayah NTB dan NTT yang sebelumnya disuplai dari Terminal LPG Lombok. Saat ini proses pembangunan Terminal LPG Bima sedang tahap pengujian serta proses commisioning dan segera siap beroperasi pada akhir 2023.

Sedangkan Terminal LPG Kupang, lanjut Riva Siahaan, prosesnya sekitar 62 persen. Dia berharap pakta integritas yang ditandatangani menjadi penting dan berharga sehingga dalam proses penyelesaiannya bisa didukung monitoring oleh tim Kejaksaan RI.

PT Pertamina Patra Niaga pastikan pembangunan terminal LPG di Bima dan Kupang tuntas sesuai dengan aspek good corporate governance (GCG).

”Ini merupakan proyek berskala nasional untuk menghadirkan energi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dalam prosesnya, kami butuh dukungan seluruh stakeholder salah satunya Kejaksaan, kami harap kerja sama ini bisa memastikan PSN di Bima dan Kupang dapat tuntas dengan baik, serta sesuai dengan aspek good corporate governance (GCG). Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih atas dukungan dari Kejaksaan RI,” tukas Riva.

Direktur D Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Katarina Endang Sarwestri mengatakan, penandatanganan pakta integritas yang fokus pada bidang intelijen dengan lingkup kerja sama dukungan pengamanan proyek pembangunan strategis akan bermanfaat bagi kelancaran proses pembangunan PSN.

Peran Kejaksaan RI menurut Katarina, akan fokus pada pemantauan dan membantu meniadakan ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang berpotensi timbul dalam proses penyelesaian pembangunan Terminal LPG Bima dan Kupang.

PT Pertamina Patra Niaga kerja sama dengan Kejaksaan Agung kawal proses pembangunan Terminal LPG di Bima dan Kupang.

”Pakta Integritas ini adalah langkah yang baik, Kejaksaan RI akan fokus pada tugasnya mengawal penyelesaian pembangunan PSN. Kita tahu pentingnya PSN ini, mari kita kawal penyelesaiannya, kita harus berupaya proses PSN Terminal LPG Bima dan Kupang dapat selesai tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran, karena manfaatnya sangat luar biasa bagi masyarakat,” tutur Katarina.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore